Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IHSG Dibuka Menguat 2,75 Persen, Mengikuti Bursa Asia Seiring Trump Kembali Tunda Serangan ke Iran

📅 Rabu, 08 Apr 2026, 10:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Dibuka Menguat 2,75 Persen, Mengikuti Bursa Asia Seiring Trump Kembali Tunda Serangan ke Iran Doc: ANTARA

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (8/4) pagi bergerak menguat mengikuti bursa kawasan Asia, seiring Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menunda serangan ke Iran selama dua pekan.

IHSG dibuka menguat 191,38 poin atau 2,75 persen ke posisi 7.162,41. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 22,61 poin atau 3,22 persen ke posisi 724,27.

“Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance 6.920- 7.240,” ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus dalam kajiannya di Jakarta, Rabu.

Dari mancanegara, sebelumnya, ketegangan meningkat setelah Trump mengancam akan menyerang infrastruktur Iran, apabila tidak ada kesepakatan hingga pukul 20.00 waktu AS.

Namun, akhirnya Trump kembali menunda serangan, dan mengatakan bahwa tengah berada dalam negosiasi yang sangat sengit dengan Iran, setelah sebelumnya Pakistan pada akhirnya meminta perpanjangan waktu selama dua pekan untuk melakukan negosiasi.

Dengan demikian, tanggal 21 April 2026 akan menjadi tenggat waktu kembali apakah negosiasi akan berhasil atau tidak setelah penundaan serangan.

Seiring penundaan serangan itu, harga minyak langsung turun tajam dengan jenis WTI turun 14,63 persen ke level 96,43 dolar AS per barel dan jenis Brent turun 12,86 persen ke level 95,22 dolar AS per barel pada pukul 09.18 WIB.

Di sisi lain, dari AS, pelaku pasar menantikan rilis risalah FOMC Meeting Minutes pada Kamis (09/04), sejauh mana The Fed memiliki proyeksi dalam membuat keputusan mengenai tingkat suku bunga.

Selain itu, berbagai data inflasi AS seperti Personal Income, Consumption, dan Spending, PCE Price Index, GDP Price Index, hingga CPI akan turut menjadi perhatian utama pelaku pasar. Data inflasi AS akan menjadi acuan bagi The Fed dalam menetapkan kebijakan moneternya.

Dari dalam negeri, Kementerian Keuangan menegaskan APBN tetap dalam kondisi kuat meski harga minyak dunia meningkat. Pemerintah telah melakukan simulasi fiskal pada berbagai skenario harga minyak (80–100 dolar AS per barel) dan memastikan defisit tetap terjaga sekitar 2,9 persen PDB.

Selain itu, disiapkan langkah efisiensi belanja dan strategi mitigasi untuk meredam dampak kenaikan harga energi. Secara keseluruhan, APBN dinilai masih memiliki ruang yang cukup untuk menyerap tekanan global, menjaga stabilitas subsidi BBM, dan tetap stabil bahkan dalam skenario terburuk.

Namun demikian, sensitivitas APBN terhadap kenaikan harga minyak tetap tinggi, sehingga ruang fiskal bisa tertekan apabila harga energi bertahan lebih lama di level tinggi. Oleh karena itu, efektivitas efisiensi belanja dan strategi mitigasi menjadi kunci untuk menjaga stabilitas fiskal ke depan.

Pada perdagangan Selasa (07/04) kemarin, bursa saham Eropa kompak melemah, diantaranya Euro Stoxx 50 melemah 1,07 persen, indeks FTSE 100 Inggris melemah 0,84 persen, indeks DAX Jerman melemah 1,06 persen, serta indeks CAC 40 Prancis melemah 0,67 persen.

Sementara itu, bursa AS Wall Street mayoritas menguat pada Selasa (07/04), diantaranya Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 0,18 persen ke 46.584,46, indeks S&P 500 menguat 0,08 persen ke 6.616,85, dan indeks Nasdaq Composite menguat 0,10 persen ke 24.202,37.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Wagub DKI Siapkan SDM AI un...
Daerah
Kalbar Sambut Kepulangan 1....
Ekonomi
TKDN Tidak Sesuai, APJIPMI ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

17 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.