Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Climate Impact Innovations Challenge Kembali Digelar dengan Total Rp15 Miliar

📅 Rabu, 08 Apr 2026, 18:53 WIB | Oleh:
Climate Impact Innovations Challenge Kembali Digelar dengan Total Rp15 Miliar Doc: CIIC
Ket. Poster Climate Impact Innovations Challenge (CIIC) 2026. Kompetisi ini ini kembali hadir dengan total hadiah Rp15 miliar dan dukungan global untuk mendorong inovasi teknologi iklim di Indonesia.

JAKARTA – Climate Impact Innovations Challenge (CIIC) kembali digelar untuk edisi keempat pada 2026 dengan peningkatan total hadiah menjadi Rp15 miliar, naik Rp5 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Kompetisi inovasi teknologi iklim ini digagas oleh East Ventures bersama Temasek Foundation, serta diperkuat kehadiran Tencent sebagai mitra baru.

East Ventures merupakan perusahaan modal ventura yang telah mendukung lebih dari 300 perusahaan teknologi di Asia Tenggara. Sementara Temasek Foundation dikenal sebagai organisasi filantropi berbasis di Singapura yang fokus pada pembangunan berkelanjutan di Asia. Adapun Tencent merupakan perusahaan teknologi global yang mengembangkan berbagai produk dan layanan digital.

Selain peningkatan hadiah, CIIC 2026 juga menghadirkan insentif baru berupa kredit karbon pra-pembelian senilai US$1 juta bagi finalis terpilih. Insentif ini ditujukan untuk mendukung pengembangan dan implementasi solusi iklim yang berdampak nyata dalam mengatasi tantangan lingkungan.

Partner East Ventures, Avina Sugiarto, mengatakan penyelenggaraan CIIC mencerminkan keyakinan bahwa teknologi dan kewirausahaan memiliki peran penting dalam menghadirkan solusi iklim.

“CIIC telah menjadi platform yang memberdayakan inovator untuk mengembangkan ide menjadi solusi nyata dalam menjawab tantangan lingkungan. Melalui kolaborasi antara founder, investor, dan mitra ekosistem, kami ingin mempercepat adopsi teknologi iklim yang berdampak berkelanjutan,” ujarnya melalui siaran pers pada hari Rabu (8/4).

Senada, Head Climate & Liveability Temasek Foundation, Heng Li Lang, menyebut CIIC telah berkembang menjadi platform strategis dalam mendorong inovasi keberlanjutan di kawasan. “Tahun ini kami meningkatkan ambisi dengan dukungan yang lebih besar untuk membantu lebih banyak inovator mengubah ide menjadi dampak nyata bagi manusia dan lingkungan,” katanya.

Sementara itu, Vice President of Sustainable Social Value Tencent, Dr. Xu Hao, menegaskan komitmen perusahaannya dalam mendorong inovasi berkelanjutan melalui teknologi. “Kami berharap kolaborasi ini dapat memperkuat ekosistem inovasi iklim sekaligus memberdayakan generasi inovator berikutnya,” ujarnya.

Pada edisi 2026, CIIC berfokus pada tiga kategori utama, yakni transisi energi, solusi pangan dan alam, serta ekonomi sirkular. Ketiga kategori tersebut mencakup inovasi dalam energi terbarukan, ketahanan pangan berbasis alam, hingga pengelolaan limbah dan air secara berkelanjutan.

Kompetisi ini akan berlangsung sepanjang April hingga Oktober 2026, dengan tahapan meliputi pendaftaran peserta, seleksi finalis, program pendampingan, hingga babak final.

Sejak diluncurkan pada 2023, CIIC telah menunjukkan kontribusi dalam mendorong inovasi teknologi iklim di Indonesia. Program ini melibatkan berbagai mitra strategis, termasuk perusahaan seperti PLN, Sinarmas, dan Triputra Agro Persada, guna memperkuat ekosistem inovasi.

Sejumlah peserta dari edisi sebelumnya juga mencatatkan perkembangan signifikan. Salah satunya BANIQL yang mengembangkan teknologi produksi bahan baku nikel untuk baterai dengan konsumsi energi hingga 95% lebih rendah dan penggunaan air hingga 80% lebih efisien dibandingkan metode konvensional.

Selain itu, Qarbotech menghadirkan solusi peningkatan fotosintesis tanaman yang mampu meningkatkan hasil panen hingga 30% dan telah diuji pada ribuan hektare lahan pertanian.

Dalam beberapa edisi terakhir, CIIC telah menjaring lebih dari 1.300 peserta dari lebih dari 60 negara, mempertegas posisinya sebagai salah satu ajang inovasi teknologi iklim terbesar di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Gubernur DKI Resmikan Gedun...
Olahraga
Polri Perkuat Pembinaan Gen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.