Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Ancam akan Hancurkan Iran dalam Satu Malam Jika Tak Ada Kesepakatan Sebelum Tenggat Waktu

📅 Selasa, 07 Apr 2026, 09:50 WIB | Oleh:
Trump Ancam akan Hancurkan Iran dalam Satu Malam Jika Tak Ada Kesepakatan Sebelum Tenggat Waktu Doc: BBC
Ket. Presiden AS Donald Trump

Presiden AS Donald Trump mengancam akan menghancurkan Iran "dalam satu malam" jika negara itu gagal mencapai kesepakatan sebelum tenggat waktu yang ia tetapkan bagi Teheran untuk membuka kembali Selat Hormuz, jalur energi global yang sangat penting.

Mengutip BBC, tenggat waktu Trump untuk kesepakatan yang "dapat diterima", yang mencakup arus bebas energi melalui Teluk, ditetapkan hari Selasa pukul 20.00 waktu Washington DC (Rabu pukul 00.00 GMT).

Berbicara di Gedung Putih, Trump mengatakan ia percaya para pemimpin "yang masuk akal" di Iran sedang bernegosiasi dengan "itikad baik", tetapi hasilnya masih belum pasti.

Iran telah menolak usulan gencatan senjata sementara, malah menyerukan pengakhiran konflik secara permanen dan pencabutan sanksi.

Konferensi pers Trump yang diadakan bersama Jenderal Dan Caine, ketua Kepala Staf Gabungan dan menteri pertahanan Pete Hegseth, berlangsung beberapa hari setelah pasukan AS berhasil menyelamatkan dua awak pesawat tempur F-15 yang jatuh di Iran selatan.

Meskipun sebagian besar pernyataan Trump menyoroti apa yang ia gambarkan sebagai penyelamatan "heroik" terhadap awak pesawat, ia sekali lagi mengulangi peringatannya bahwa AS dapat melancarkan serangan terhadap infrastruktur energi dan transportasi Iran jika Selat Hormuz tidak dibuka kembali sebelum batas waktu hari Selasa.

"Seluruh negara dapat dihancurkan dalam satu malam – dan malam itu mungkin besok malam," katanya pada hari Senin (6/4).

Setelah batas waktu berlalu, tambah Trump, Iran akan dikembalikan ke "Zaman Batu".

"Mereka tidak akan memiliki jembatan," katanya. "Mereka tidak akan memiliki pembangkit listrik."

Meskipun Iran sebelumnya menolak tuntutan AS, Trump terus menyatakan optimisme bahwa Iran bernegosiasi dengan itikad baik setelah beberapa lapisan kepemimpinan Iran tewas dalam serangan AS dan Israel.

"Kita akan mengetahuinya," katanya.

Kemajuan yang berarti dalam negosiasi apa pun kemungkinan besar tidak akan terjadi tanpa gencatan senjata terlebih dahulu, menurut seorang pejabat regional yang mengetahui diskusi tersebut.

Pejabat tersebut - yang meminta untuk tetap anonim karena sensitivitas pembicaraan - mengatakan bahwa pembicaraan menjadi rumit karena kesulitan dalam menyampaikan pesan kepada dan dari pejabat Iran di tengah pemadaman komunikasi yang sedang berlangsung.

"Untuk menyampaikan pesan kepada Iran, mendapatkan respons dalam waktu yang wajar tidak mungkin," kata pejabat itu. "Waktu respons rata-rata adalah sekitar satu hari."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
PBB Peringatkan Dampak Luas...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.