Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Senjata Baru Lawan Banjir Rob: Rumah Pompa Ancol Tambah 5 Unit Pompa Raksasa

📅 Selasa, 07 Apr 2026, 22:55 WIB | Oleh:
Senjata Baru Lawan Banjir Rob: Rumah Pompa Ancol Tambah 5 Unit Pompa Raksasa Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung pembangunan Sistem Tata Air Rumah Pompa Ancol di Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (7/4). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan progres proyek berjalan sesuai rencana sekaligus memperkuat pengendalian banjir di wilayah pesisir.

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung pembangunan Sistem Tata Air Rumah Pompa Ancol di Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (7/4). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan progres proyek berjalan sesuai rencana sekaligus memperkuat pengendalian banjir di wilayah pesisir.

Proyek tersebut merupakan bagian dari JakTirta Project, program strategis Pemprov DKI Jakarta yang telah dimulai sejak 2025. Pemerintah menargetkan seluruh rangkaian pembangunan rampung pada 2027 sebagai upaya jangka menengah pengendalian banjir.

Secara keseluruhan, proyek ini mencakup pembangunan 20 rumah pompa dengan 61 unit pompa berkapasitas total mencapai 148 meter kubik per detik," ujar Pramono.

"Kami ingin memastikan pembangunan ini berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," lanjutnya.

Ia menjelaskan, pembangunan Rumah Pompa Ancol tidak hanya fokus pada bangunan utama. Proyek ini juga mencakup berbagai infrastruktur pendukung yang terintegrasi dalam satu sistem pengendalian air.

Fasilitas tersebut meliputi bangunan galeri, rumah jaga, gardu PLN, kolam olakan, hingga saluran pembuang. Integrasi ini dinilai penting untuk memastikan sistem bekerja secara maksimal dalam kondisi debit air tinggi.

Dengan adanya proyek ini, kapasitas pompa di kawasan Ancol meningkat signifikan. Dari sebelumnya hanya 15 meter kubik per detik, kini ditingkatkan menjadi 40 meter kubik per detik.

"Pembangunan Rumah Pompa Ancol akan menambah kapasitas sebesar 25 meter kubik per detik dari lima unit pompa," jelas Pramono.

"Penambahan ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan sistem dalam menangani debit air yang tinggi," tambahnya.

Menurutnya, peningkatan kapasitas ini akan berdampak langsung pada percepatan aliran air menuju laut. Hal tersebut diharapkan mampu mengurangi tinggi genangan sekaligus mempercepat waktu surut di wilayah terdampak.

Selain itu, proyek ini juga menjadi bagian dari mitigasi banjir rob yang kerap terjadi di kawasan pesisir utara Jakarta. Wilayah Ancol dan Pademangan menjadi prioritas karena memiliki kerentanan tinggi terhadap genangan.

"Kami ingin memastikan kawasan strategis tetap terlindungi dan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman dan nyaman," tegasnya.

Langkah ini juga diperkuat dengan penambahan pompa mobile di berbagai wilayah Jakarta. Pemprov DKI melalui Suku Dinas Sumber Daya Air terus meningkatkan kesiapan menghadapi potensi banjir.

Pada 2025, sebanyak 29 unit pompa mobile telah ditambahkan dengan kapasitas total 9,175 meter kubik per detik. Sementara pada 2026, direncanakan penambahan 14 unit pompa dengan kapasitas 9,3 meter kubik per detik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.