Lonjakan Harga Menguji, Perajin Tahu Tempe Bekasi Tak Kehabisan Cara
📅 Selasa, 07 Apr 2026, 17:20 WIB | Oleh: Tim Penulis"Saya menduga lonjakan harga ini dipicu ketidakstabilan kondisi global. Menurut informasi karena efek dari konflik di Timur Tengah," katanya.
Dia mengaku sejauh ini tidak menaikkan harga jual tempe karena khawatir kehilangan pelanggan. Kondisi ini disiasatinya dengan memperkecil ukuran produk agar marjin keuntungan masih tetap terjaga meski tipis.
"Ukuran tempe diperkecil. Tetapi kalau yang lain pada naik, bisa juga harga naik. Yang jelas kalau keadaan seperti ini, produksi juga bisa turun karena ukuran tempe menyusut," ucap dia.
Kepala Bidang Pengendalian Barang Pokok dan Penting (Bapokting) pada Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi Helmy Yenti membenarkan telah terjadi kondisi kenaikan harga kedelai maupun plastik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski begitu, masyarakat diminta untuk tidak khawatir karena stok komoditas bahan baku kedelai masih mencukupi. Penyesuaian ukuran tempe dan tahu dinilainya wajar dilakukan sebagai respons kenaikan harga bahan baku tersebut.
"Info dari petugas pemantauan harga, sampai saat ini harga tempe dan tahu masih dalam kondisi normal," kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!