Intip Fitur Nightography dan Quick Share Lintas OS Galaxy S26 Series

Senin, 06 Apr 2026, 20:05 WIB

JAKARTA — Di tengah meningkatnya kebutuhan pengguna untuk merekam dan membagikan momen secara instan, keterbatasan perangkat masih menjadi tantangan. Mulai dari kualitas foto malam yang kurang optimal, video yang tidak stabil, hingga proses berbagi file antar perangkat yang belum praktis, menjadi kendala yang kerap ditemui dalam penggunaan sehari-hari.

Menjawab kebutuhan tersebut, Samsung Electronics Indonesia menghadirkan Galaxy S26 Series. Ponsel flagship berbasis kecerdasan buatan (AI) ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang lebih intuitif, terintegrasi, dan relevan dengan gaya hidup modern.

Ket. Foto: Nightography Galaxy S26 Series bikin hasil foto tetap natural meski di ruang gelap. Galaxy S26 Series yang dirilis Samsung dibekali dengan teknologi AI, Nightography, video stabil, dan fitur berbagi lintas OS yang lebih seamless untuk mendukung produktivitas dan kreativitas pengguna. — Sumber: Samsung Electronics Indonesia

MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan, mengatakan bahwa pengguna kini tidak hanya mencari spesifikasi tinggi, tetapi juga perangkat yang mampu mengikuti ritme aktivitas mereka.

“Galaxy S26 Series kami rancang untuk mendukung berbagai kebutuhan, mulai dari membuat konten, bekerja, hingga berbagi dalam satu ekosistem yang seamless. Setiap fitur tidak hanya canggih secara teknologi, tetapi juga memberikan manfaat nyata dalam penggunaan sehari-hari,” ujarnya.

Salah satu keunggulan utama Galaxy S26 Series terletak pada sektor kamera. Perangkat ini dibekali sensor utama dengan lensa aperture lebar f/1.4 serta lensa telefoto f/2.9. Kombinasi tersebut memungkinkan penyerapan cahaya lebih besar, sehingga mampu menghasilkan foto dengan tingkat noise lebih rendah dan detail yang tetap terjaga, terutama dalam kondisi minim cahaya.

Teknologi ini diperkuat dengan pemrosesan AI ISP generasi terbaru melalui fitur Nightography, yang memungkinkan pengguna mendapatkan hasil foto malam yang tetap cerah dengan warna natural tanpa kehilangan detail bayangan. Selain foto, kualitas video malam hari juga diklaim lebih sinematik dan siap dibagikan tanpa proses penyuntingan tambahan.

Untuk kebutuhan perekaman video, Samsung menghadirkan fitur Horizontal Lock. Fitur ini menjaga hasil rekaman tetap stabil dan lurus, bahkan saat pengguna bergerak. Dengan dukungan AI, kamera tetap mampu menjaga fokus pada subjek sehingga menghasilkan video yang lebih halus tanpa memerlukan alat tambahan seperti gimbal.

Di sisi konektivitas, Galaxy S26 Series membawa peningkatan pada fitur Quick Share yang kini mendukung pengiriman file ke perangkat iOS. Pengguna dapat berbagi berbagai jenis file, mulai dari foto, video beresolusi tinggi, hingga dokumen kerja, tanpa kabel maupun aplikasi tambahan, serta tanpa penurunan kualitas.

Salah satu pengguna Galaxy S Series, Suryanto, mengaku tertarik pada fitur keamanan Privacy Display yang tersedia di Galaxy S26 Ultra. Menurutnya, fitur tersebut memberikan perlindungan tambahan terhadap risiko kebocoran data.

“Keamanan smartphone sangat penting, karena dampaknya tidak hanya finansial tetapi juga reputasi. Fitur ini terlihat sederhana, tetapi sangat membantu,” katanya.

Galaxy S26 Series telah tersedia melalui situs resmi Samsung dan jaringan toko resmi di Indonesia. Selama periode promosi hingga 12 April 2026, konsumen dapat menikmati berbagai penawaran, termasuk cashback dan program tukar tambah.

Adapun Galaxy S26 Ultra dipasarkan dengan beberapa varian memori, yakni 16GB/1TB seharga Rp31.999.000, 12GB/512GB Rp27.499.000, dan 12GB/256GB Rp24.499.000.

  • fitur AI
  • Samsung
  • Quick Share
  • Galaxy S26 Ultra
  • Galaxy S26 Series
  • smartphone AI
  • Nightography
  • lintas OS
  • berbagi file

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.