PT KAI Ungkap KA Cikuray dan Kereta Petani Telah Angkut Puluhan Ribu Pelanggan
Jumat, 19 Jun 2026, 15:00 WIBJAKARTAÂ - PT Kereta Api Indonesia (KAI) melayani 34.824 penumpang melalui Kereta Ekonomi Kerakyatan. Program Public Service Obligation (PSO) tersebut menyasar rute antarkota guna mendorong produktivitas harian warga.
Selain itu, sebanyak 27.824 pelanggan tercatat menggunakan Kereta Petani-Pedagang pada lintas Rangkasbitung menuju Merak. Penguatan fasilitas transportasi murah tersebut bertujuan meningkatkan aksesibilitas para pelaku usaha mikro di daerah.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan target dari penyediaan sarana kereta murah. Perusahaan negara ini merilis laporan kinerja tersebut di Jakarta pada hari Kamis (18/6).
âKereta api menghubungkan masyarakat dengan pekerjaan, pendidikan, pasar, layanan publik, dan peluang ekonomi. Melalui layanan PSO, KAI bersama pemerintah ingin memastikan manfaat kereta api semakin terasa dalam kehidupan sehari-hari pelanggan,â ujar Anne.
Uji coba awal Kereta Ekonomi Kerakyatan berlangsung pada relasi Stasiun Lempuyangan menuju Pasar Senen. Sebanyak 12.262 pelanggan memilih rute tersebut sedangkan perjalanan arah sebaliknya berhasil mencatatkan jumlah 12.136 orang.
Selanjutnya, KA Cikuray relasi Garut menuju Pasar Senen resmi menggunakan rangkaian kereta baru ini. Peluncuran tersebut melibatkan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA Kemenhub) dan Pemerintah Kabupaten Garut.
Dalam kurun waktu sepekan layanan, armada KA Cikuray berhasil mengangkut total sebanyak 10.448 penumpang. Jumlah tersebut terdiri atas 10.426 pelanggan Kereta Ekonomi Kerakyatan dan 22 pelanggan Kereta Petani-Pedagang.
Anne menyatakan bahwa respons masyarakat sangat tinggi terhadap pengoperasian gerbong murah berkapasitas besar ini. Volume angkutan KA Cikuray sendiri terus melonjak hingga mencapai angka 615.723 orang pada 2025.
âAngka ini menunjukkan masyarakat merespons positif Kereta Ekonomi Kerakyatan sejak awal diperkenalkan. Polanya memperlihatkan bahwa layanan dengan kapasitas tempat duduk lebih besar dan tarif terjangkau dibutuhkan pelanggan pada masa puncak perjalanan maupun lintas harian produktif,â kata Anne.
Balai Yasa Manggarai mendesain ulang tata letak kursi penumpang menjadi 93 unit per gerbong. Sementara itu, Balai Yasa Surabaya Gubeng merancang fasilitas khusus pedagang dengan kapasitas 73 kursi.
Seorang pedagang lokal bernama Sumarni turut merasakan kegunaan nyata dari operasional kereta murah ini. Layanan kereta komuter tersebut berhenti pada sebelas stasiun untuk menunjang distribusi logistik pedagang kecil.
âIni sangat berpengaruh pada pendapatan harian kami,â ujar Sumarni.
Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya, menegaskan komitmen jangka panjang korporasi perkeretaapian. Evaluasi berkala terus berjalan guna menetapkan rute baru dengan mempertimbangkan potensi bangkitan ekonomi daerah.
âRel menghubungkan orang dengan peluang. Ketika petani lebih mudah menjangkau pasar, pedagang memiliki pilihan perjalanan, pekerja dapat mengakses pusat aktivitas, dan keluarga memperoleh transportasi terjangkau, maka kereta api hadir sebagai bagian dari kehidupan masyarakat,â kata Wisnu. ils/I-1
- PT KAI
- ka cikuray
- Kereta Petani pedagang
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Seba Badui 2026 Jadi Sorotan, Tradisi Leluhur yang Jaga Persatuan Tanpa Konflik
-
Embarkasi Banjarmasin Berangkatkan Kloter 02 Asal Kabupaten Banjar
-
25.271 Calon Haji Telah Diberangkatkan ke Madinah
-
KAI Percepat Proyek Peron Baru Stasiun Bogor untuk KRL 12 Rangkaian
-
SPKAI: Kecelakaan di Bekasi Timur Jadi Momentum Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian Nasional
-
KAI Jadi Inspirasi Layanan Publik, Dinilai Mampu Bersaing dengan Standar Global
-
Apresiasi untuk Warga Badui yang Konsistensi dalam Menjaga Tradisi Seba
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.