Lewat Semangat Jogo Jatim, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan di Ruang Digital
Rabu, 05 Agu 2026, 13:25 WIBSURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat memperkuat persatuan di ruang digital melalui penandatanganan Pakta Kesepahaman Menjaga Jatim Damai bersama berbagai elemen masyarakat di Surabaya. Selain itu, juga menghidupkan semangat âJogo Jatimâ.
"Menjaga persatuan hari ini tentu tidak cukup hanya fisik, tapi bahwa diseminasi informasi ini menjadi sangat penting untuk kita lakukan secara digital," kata Khofifah di Surabaya, Rabu.
Penandatanganan pakta tersebut dilakukan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), organisasi kepemudaan, dan organisasi kemasyarakatan, setelah diawali pembacaan Deklarasi Surabaya 2026 oleh Ketua FKUB Jawa Timur Hamid Syarif.
Deklarasi tersebut memuat komitmen menjaga persatuan, memperkuat kohesi sosial, serta mewujudkan kehidupan masyarakat yang aman, damai, harmonis, dan bermartabat.
Khofifah mengatakan ruang digital kini menjadi bagian penting kehidupan masyarakat karena dimanfaatkan untuk memperoleh informasi, menyampaikan aspirasi, membangun jejaring, menjalankan aktivitas ekonomi, hingga membentuk pandangan terhadap berbagai persoalan sosial dan kebangsaan.
Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2026, penetrasi internet di Jawa Timur mencapai 83,41 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 81,72 persen.
"Kritik itu dibutuhkan untuk membangun demokrasi yang sehat, tetapi membangun kebersamaan dan persatuan itu jauh lebih penting," ujarnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat memanfaatkan momentum Bulan Kemerdekaan untuk memperkuat semangat kebhinekaan melalui gotong royong, harmoni, heroisme, dan nasionalisme.
Menurut Khofifah, perbedaan pendapat tidak boleh berkembang menjadi permusuhan. Karena itu, ruang digital perlu dimanfaatkan secara bijak agar tidak memperlebar jarak sosial maupun melemahkan persatuan.
"Kita ini sudah terbiasa membangun tepo seliro, kegotongroyongan, dan harmoni. Serta semua tetap di dalam semangat membangun NKRI sekaligus membangun demokrasi yang sehat," katanya.
Ia menambahkan kerukunan dan demokrasi yang sehat merupakan modal sosial penting untuk menjaga persatuan serta membangun Jawa Timur yang damai dan inklusif.
"Kerukunan bukan sekadar tidak adanya konflik, tetapi hadirnya rasa saling menghormati, saling menjaga, dan saling menguatkan. Kerukunan adalah modal utama Jawa Timur dalam merawat Bhinneka Tunggal Ika," ujar Khofifah.
Ia juga mengajak seluruh pihak menghidupkan semangat "Jogo Jatim" bersama jajaran kepolisian untuk menjaga iklim ekonomi dan investasi daerah.
"Dengan semangat kebersamaan inilah, kita optimistis Jawa Timur akan semakin kuat, harmonis, dan sejahtera. Sebab, menjaga kerukunan di Jawa Timur sesungguhnya adalah menjaga persatuan Indonesia. Jogo Jawa Timur berarti Jogo Indonesia," katanya.
- Ruang Digital
- Jaga Persatuan
- Gubernur Khofifah
- Ajak Masyarakat
- Semangat Jogo Jatim
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Bicara Soal Leadership, Khofifah Sebut Kepemimpinan Perempuan Harus Hadirkan Kebijakan Inklusif dan Berdampak
-
Targetkan Nol Emisi, Kanada Gencarkan Pembangunan Energi Nuklir
-
Guru Besar IPB Ungkap Tiga Strategi Perkuat KPH untuk Cegah Deforestasi dan Pembalakan Liar
-
Komando Marinir Inggris Mencegat Armada Kapal Bayangan Russia di Selat Inggris
-
Peneliti Kementan Lahirkan 5 Varietas Kakao Unggul, Siap Dongkrak Pendapatan Petani
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.