BNPB Siapkan Helikopter Pengebom Air untuk Padamkan Kebakaran di Kawasan Bromo
Rabu, 05 Agu 2026, 13:20 WIBMALANG - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan menyiapkan helikopter pengebom air atau water bombing untuk mempercepat pemadaman kebakaran hutan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur.
"Sementara kami akan mendukung dengan dua unit ya," kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto di Kota Malang, Rabu (5/8).
Suharyanto menyampaikan pemadaman kebakaran di kawasan TNBTS sampai saat ini masih terus berlangsung dan dilaksanakan oleh satuan tugas (satgas) darat.
Kebakaran di kawasan Gunung Bromo, terjadi pada Senin (3/8) sekitar pukul 17.00 WIB di area Blok Bantengan, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.
Kemudian, api menjalar hingga ke wilayah Watu Gede yang terletak di Kabupaten Probolinggo.
Dari informasi diterima oleh dia, lokasi kebakaran memiliki medan yang berat sehingga terbilang sulit dijangkau oleh petugas.
Maka dari itu langkah pemadaman api membutuhkan dukungan helikopter pengebom air.
BNPB mengupayakan unit pemadam api dari udara bisa melakukan penanganan kebakaran di kawasan TNBTS hari ini atau maksimal pada Kamis (6/8), sebab helikopter water bombing saat ini juga digunakan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan di daerah lain.
"Ada beberapa jenis, bisa jenis Mi dan bisa Sikorsky, nanti kami lihat yang tersedia, karena BNPB juga sedang melaksanakan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di enam provinsi, yakni Sumatera Selatan, Riau, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan," ujar dia.
Ia menyampaikan pengerahan dua helikopter pengebom air dibarengi dengan proses asesmen di lapangan.
Suharyanto menyampaikan hasil dari asesmen untuk menentukan apakah pengerahan dua helikopter pengebom air itu cukup atau justru memerlukan unit tambahan.
Meski demikian, kata dia, jika berkaca dari kejadian kebakaran yang pernah terjadi di Gunung Bromo pada 2023, dua unit helikopter water bombing sudah cukup dan efektif memadamkan kobaran api.
"Kami juga sudah berkoordinasi dengan BMKG terkait kemungkinan operasi modifikasi cuaca tetapi sampai siang ini masih belum ada pertumbuhan awan hujan, sehingga dalam beberapa hari untuk operasi modifikasi cuaca belum bisa diselenggarakan," ucap dia.
- BNPB
- Kawasan Bromo
- helikopter pengebom air
- Kebakaran
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Bisa Bayangkan yang Terjadi, Duel Persija Versus Persib Izinkan Penonton Tandang
-
Mengembangkan Benteng Victoria sebagai Ruang Kebudayaan dan Identitas Masyarakat Ambon
-
Kebakaran Besar Hanguskan 500 Rumah di Bangka Selatan, Api Diduga dari Lahan yang Terbakar
-
Jadwal Asian Games: Kontingen Merah Putih Bakal Tanding di 15 Cabor
-
Indonesia Berpotensi Digugat ke Mahkamah Internasional Jika Gagal Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan
-
APBD 2027 Solok: Pendapatan Ditargetkan Rp476,54 Miliar, Belanja Rp536,98 Miliar.
-
Amerika Serikat Perkuat Kapasitas Militer Sekutu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.