Mengenang Prof.Dr. Juwono Sudarsono: Guru Bangsa dan Pemimpin Lintas Generasi
📅 Minggu, 05 Apr 2026, 14:02 WIB | Oleh: SriyonoJAKARTA – Bangsa Indonesia baru saja kehilangan putra terbaiknya. Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prof. Dr. Juwono Sudarsono, M.A., Ph.D, telah berpulang pada (28/3) lalu. Sosok Prof. Juwono Sudarsono bukan saja sekadar pejabat Negara, tetapi seorang intelektual besar, guru bangsa, dan teknokrat sejati yang telah mendedikasikan dan mengabdikan seluruh hidupnya bagi kemajuan Indonesia serta lintas generasi kepemimpinan.
“Indonesia berduka. Kita telah kehilangan salah satu putra terbaik bangsa, seorang begawan ilmu hubungan internasional dan pertahanan yang sangat bersahaja. Atas nama pribadi, keluarga, dan Fraksi Partai Demokrat, tentu sangat berbelasungkawa,” ujar Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) di Jakarta.
Ibas mengenang Prof. Juwono sebagai sosok unik yang dipercaya oleh berbagai era kepemimpinan nasional, mulai dari masa Presiden Soeharto hingga Presiden ke-6 RI, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dedikasinya sebagai Menteri Pertahanan di masa kepemimpinan Gus Dur dan SBY mencatatkan sejarah penting dalam reformasi sektor pertahanan dan keamanan nasional.
“Beliau adalah sosok yang mampu menjembatani berbagai dinamikapolitik dengan profesionalisme dan integritas yang luar biasa. Jasa beliau sangat besar dalam meletakkan fondasi pertahanan negara yang modern namun tetap mengedepankan nilai-nilai demokrasi,” urai Ibas.
Lulusan Doktor (S3) IPB University ini juga menyoroti peran multifaset almarhum yang pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di masa Presiden Habibie serta Menteri Negara Lingkungan Hidup. “Beliau adalah contoh nyata abdi negara yang tuntas. Di mana pun beliau ditempatkan, beliau selalu memberikan standar moral dan intelektual yang sangat tinggi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebagai pimpinan MPR RI, Ibas juga mengagumi konsistensi almarhum dalam duniapendidikan sebagai Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia. Menurutnya, warisan pemikiran Prof. Juwono akan terus hidup melalui ribuan murid dan karya-karya ilmiahnya.
“Sederet penghargaan yang beliau terima, mulai dari Bintang Mahaputera Adipradana hingga yang terbaru Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden Prabowo Subianto pada Agustus 2025 lalu, adalah bukti nyata bahwa negara sangat menghargai ketulusan pengabdian beliau. Beliau mengajar kita bahwa kekuasaan adalah amanah untuk mendidik dan melayani,” tegas Ibas.
“Selamat jalan, Prof. Juwono Sudarsono. Terima kasih atas segala bimbingan, dedikasi, dan teladan yang telah diberikan bagi bangsa ini,” pungkas Ibas.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!