Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kontroversi Sponsor Russia Gagalkan Andrea Pirlo Latih Timnas Italia

📅 Selasa, 28 Jul 2026, 00:05 WIB | Oleh:
Kontroversi Sponsor Russia Gagalkan Andrea Pirlo Latih Timnas Italia Doc: Istimewa
Ket. Andrea Pirlo memastikan dirinya tidak lagi menjadi kandidat pelatih Timnas Italia setelah hubungan komersialnya dengan perusahaan taruhan Russia menuai kontroversi.

ROMA – Peluang Andrea Pirlo menjadi pelatih baru Tim Nasional Italia dipastikan kandas. Legenda sepak bola Italia itu mengungkapkan dirinya tidak lagi masuk dalam bursa calon pelatih Gli Azzurri setelah hubungan komersialnya dengan perusahaan taruhan asal Russia memicu gelombang kritik.

Mantan gelandang yang membawa Italia menjuarai Piala Dunia 2006 itu sebelumnya disebut-sebut sebagai kandidat kuat pengganti Gennaro Gattuso, setelah pelatih Manchester City, Pep Guardiola, dikabarkan menolak tawaran untuk menangani tim empat kali juara dunia tersebut.

Namun, pencalonan Pirlo mendapat sorotan tajam karena perannya sebagai duta global perusahaan taruhan Rusia, Fonbet. Keterlibatan tersebut memicu keberatan dari sejumlah pejabat Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) hingga anggota parlemen Italia.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Senin (27/7), Pirlo mengaku telah menerima kabar pada Minggu malam bahwa dirinya tidak lagi dipertimbangkan sebagai pelatih Timnas Italia.

"Setelah mengetahui tadi malam bahwa saya bukan lagi kandidat pelatih tim nasional Italia, saya merasa berkewajiban memberikan penjelasan," tulis Pirlo.

Ia mengaku kecewa melihat polemik yang berkembang dalam beberapa hari terakhir terkait peluangnya menangani Gli Azzurri.

"Dalam sepanjang karier saya, baik sebagai pemain maupun pelatih, saya selalu bekerja dengan mematuhi hukum di setiap negara tempat saya bekerja serta menghormati seluruh kontrak yang telah saya tandatangani," ujarnya.

Pirlo, yang kini menangani klub United FC di Liga Pro Uni Emirat Arab yang berbasis di Dubai, menandatangani kontrak sebagai duta Fonbet pada Oktober tahun lalu.

Menurutnya, kerja sama tersebut murni bersifat bisnis dan olahraga, tanpa muatan politik apa pun.

"Memberikan makna politik terhadap kerja sama itu berarti menisbatkan pandangan yang tidak pernah saya sampaikan dan sama sekali bukan bagian dari diri saya," tegas Pirlo.

Kontroversi semakin membesar setelah Pirlo menghadiri sebuah acara yang diselenggarakan Fonbet di Stadion Luzhniki, Moskow. Dalam kesempatan itu ia tampil bersama mantan rekan setimnya di Timnas Italia, Marco Materazzi. Kehadiran keduanya menuai kritik karena berlangsung ketika invasi Russia ke Ukraina masih terus berlanjut.

Di tengah derasnya kritik, Pirlo justru memperoleh dukungan dari Duta Besar Russia untuk Italia, Alexey Paramonov.

Dalam surat terbuka yang diunggah melalui Facebook, Paramonov menyayangkan perlakuan yang diterima Pirlo di negaranya sendiri.

"Sangat menyedihkan melihat, meski Anda telah memberikan kontribusi luar biasa bagi olahraga dunia dan citra Italia di luar negeri, kini Anda justru mengalami pengucilan dari kelompok yang oleh banyak orang disebut sebagai 'pseudo-demokratis'," tulis Paramonov.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Advertisement
WMO: El Nino Berpotensi Capai Rekor Terkuat Sejak 1950

WMO: El Nino Berpotensi Capai Rekor Terkuat Sejak 1950

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.