Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dirut Bulog Pantau Langsung Harga Bahan Pangan di Pasar Wonokromo Surabaya

📅 Sabtu, 04 Apr 2026, 17:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dirut Bulog Pantau Langsung Harga Bahan Pangan di Pasar Wonokromo Surabaya Doc: ANTARA
Ket. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (kanan) memantau langsung harga sejumlah bahan pangan di Pasar Wonokromo, Sabtu (4/4/2026).

SURABAYA – Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memantau langsung harga sejumlah bahan pangan di Pasar Wonokromo, Surabaya, sebagai upaya memastikan stabilitas harga di tingkat pasar tradisional.

"Kami di dampingi pimpinan Bulog, Satgas Pangan, Kepala Pasar, teman-teman dari Kodam V Brawijaya, serta dari Dinas Koperasi UMKM dan Dinas Pertanian Jatim, mengecek harga pangan di pasar. Pengecekan ini berkaitan dengan kebijakan dari Pak Presiden, bahwa tidak ada kenaikan harga," ujar Ahmad Rizal Ramdhani usai melakukan pemantauan harga di Pasar Wonokromo, Surabaya, Sabtu (04/4).

Ia mengatakan pemantauan harga kebutuhan bahan pangan tersebut dilakukan guna memastikan tidak ada kenaikan harga sampai di tingkat pasar seperti arahan Presiden Prabowo Subianto yang sejalan dengan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XI DPR RI.

"Kemarin kami rapat RDP dengan Komisi IX, juga tidak ada kenaikan harga. Oleh karena itu, hari ini kami mengecek langsung secara fisik untuk membuktikan apakah ada kenaikan atau tidak," katanya.

Dari hasil pengecekan, kata dia, sejumlah komoditas utama terpantau stabil seperti harga beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) dan minyak goreng tetap terkendali, sedangkan harga telur dan ayam justru mengalami penurunan.

"Alhamdulillah harga beras SPHP stabil, MinyaKita stabil di harga Rp15.700. Telur sekarang Rp29 ribu, turun dari sebelumnya Rp30-32 ribu. Daging ayam ras juga di kisaran Rp35-36 ribu, sebelumnya sempat Rp40-45 ribu. Sekarang turun semua," ujar dia.

Namun demikian, harga daging sapi masih menjadi catatan. Saat ini, harga daging sapi berada di level Rp140 ribu per kilogram, relatif tinggi dibandingkan komoditas lainnya.

Berdasarkan pengakuan pedagang, kata dia, harga daging sapi telah mengalami kenaikan hingga empat kali, sehingga berdampak pada penurunan daya beli masyarakat.

"Dulu harga daging super masih Rp120 ribu, sekarang tidak bisa. Ambil dari RPH (Rumah Potong Hewan) Kedurus, pemasok juga sulit dapat sapi, stok tidak ada, juragan juga tidak dapat sapi," katanya.

Ahmad Rizal memastikan Bulog akan segera melakukan penelusuran lebih lanjut, khususnya di tingkat hulu distribusi.

"Nanti kami minta tolong Satgas Pangan mengecek daging, khususnya di RPH. Kami akan maksimalkan, mungkin nanti malam kami akan ke RPH untuk melihat langsung kendalanya," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Trump Desak Putin dan Zelen...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.