Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pariwisata Urban Jakarta Bisa Jadi Mesin Pencetak Uang, DPRD Sorot Glodok hingga Kota Tua

📅 Minggu, 11 Jan 2026, 17:30 WIB | Oleh:
Pariwisata Urban Jakarta Bisa Jadi Mesin Pencetak Uang, DPRD Sorot Glodok hingga Kota Tua Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Wilayah bersejarah Kota Tua juga dinilai memiliki nilai jual tinggi untuk dikembangkan secara terpadu.

JAKARTA - Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta August Hamonangan menilai sektor pariwisata menyimpan peluang strategis untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jakarta. Menurutnya, potensi wisata urban di Ibu Kota masih terbuka lebar untuk dimaksimalkan dengan pendekatan yang lebih terarah dan inovatif.

Ia memandang Jakarta memiliki modal kuat sebagai kota dengan keragaman destinasi, budaya, dan sejarah yang dapat dikemas menjadi daya tarik wisata bernilai ekonomi tinggi. Pengelolaan yang tepat diyakini mampu menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu sumber pemasukan penting bagi kas daerah.

"Pengembangan sektor pariwisata sangat menarik untuk menambah pemasukan ke dalam kas daerah di Jakarta ini, terutama setelah APBD kita dikurangi sekarang," ujar August, Jumat (9/1). Pernyataan itu menegaskan urgensi menggali sumber PAD alternatif di tengah tantangan fiskal daerah.

August menilai Jakarta tidak kalah dibandingkan kota-kota lain, baik di dalam maupun luar negeri, dalam hal kekayaan destinasi wisata. Ia mencontohkan sejumlah kawasan yang memiliki karakter kuat dan berpotensi dikembangkan sebagai ikon wisata urban.

"Jakarta tidak kekurangan destinasi pariwisata yang potensial apabila kita ingin mengembangkannya," tutur August. Ia menyebut kawasan seperti Glodok dan Pasar Baru dapat diposisikan setara dengan Pecinan dan Little India di negara lain.

Selain kawasan perdagangan dan budaya, wilayah bersejarah Kota Tua juga dinilai memiliki nilai jual tinggi untuk dikembangkan secara terpadu. Menurutnya, pengembangan kawasan tersebut perlu tetap menjaga karakter historis agar tidak kehilangan identitas aslinya.

"Kita punya Kota Tua yang berisikan bangunan lama bergaya Eropa," ucap August. Ia menilai kawasan itu bisa dikembangkan menjadi pusat hiburan, belanja, dan kuliner tanpa menghilangkan nilai sejarahnya.

Penguatan wisata urban, lanjut August, membutuhkan peran aktif Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui kebijakan yang progresif dan kolaboratif. Ia menekankan pentingnya inovasi dari Dinas Pariwisata serta kerja sama lintas sektor untuk merealisasikan pengembangan kawasan wisata.

"Pemprov DKI tidak bisa mengerjakannya sendiri, tetapi harus menggandeng pihak-pihak lainnya, termasuk pihak swasta," tutur August. Kolaborasi tersebut dinilai krusial agar pengembangan wisata dapat berjalan berkelanjutan dan profesional.

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan regulasi bagi pelaku usaha yang ingin terlibat dalam pengembangan pariwisata Jakarta. Kemudahan perizinan dan pemberian insentif dinilai dapat mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi di kawasan wisata.

"Bisnis-bisnis di berbagai bidang seperti makanan, busana, dan lain-lain bisa dipermudah perizinannya kalau ingin berusaha di sana," kata August. Langkah tersebut diyakini mampu menggerakkan ekonomi lokal dan membuka lapangan kerja baru.

Lebih jauh, August menilai penguatan sektor pariwisata urban tidak hanya berdampak pada peningkatan PAD. Pengembangan destinasi juga dinilai berperan penting dalam membangun citra Jakarta sebagai kota global yang inklusif dan beragam.

"Mengembangkan berbagai tujuan pariwisata bisa mengekspresikan keberagaman warga dan budaya di Jakarta," pungkas August. Ia menilai identitas tersebut menjadi kekuatan Jakarta untuk bersaing sebagai destinasi wisata urban di tingkat internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Olahraga
Pemain Indonesia Saling Jeg...

PSG Incar Celah Pertahanan Barcelona

1.5 jam yang lalu | Sujar

Olahraga
PSG Incar Celah Pertahanan ...

Lumayan, Transportasi Jakarta Terbaik Nomor 15

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Lumayan, Transportasi Jakar...
Megapolitan
Tangerang Perkuat Transpara...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.