Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendagri Tegaskan Bahwa WFH ASN Bukan Libur Panjang

📅 Jumat, 03 Apr 2026, 16:15 WIB | Oleh:
Mendagri Tegaskan Bahwa WFH ASN Bukan Libur Panjang Doc: YouTube TVR Parlemen
Ket. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan kebijakan work from home (WFH) bagi ASN tidak boleh dimanfaatkan sebagai libur panjang. Tetapi langkah ini menjadi bagian dari transformasi budaya kerja sekaligus mendukung efisiensi energi di lingkungan pemerintahan.

Tito mengatakan kebijakan ini tidak sekadar memberikan kelonggaran bekerja dari rumah. Pemerintah ingin memastikan ASN tetap menjalankan tugas secara optimal meski tidak berada di kantor.

Untuk memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai aturan, pemerintah akan memperketat sistem pengawasan. Salah satunya adalah pemanfaatan teknologi berbasis lokasi atau geo-location.

“Kita bisa meyakinkan bahwa ASN itu benar-benar melaksanakan WFH dan kemudian handphone mereka juga diminta untuk aktif. Sehingga dapat diketahui lokasinya melalui geo-location,” ucap Tito dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (2/4).

Pengawasan ini dilakukan guna memastikan ASN tetap berada dalam pengendalian selama jam kerja berlangsung. Sistem tersebut, kata Tito, sebelumnya juga pernah diterapkan saat masa pandemi Covid-19.

Tito menjelaskan kebijakan WFH tidak berlaku bagi seluruh ASN di semua sektor pelayanan. Pegawai yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik tetap diwajibkan bekerja dari kantor.

Layanan tersebut mencakup sektor kedaruratan, ketertiban umum, kebersihan, hingga pelayanan administrasi kependudukan dan perizinan. Selain itu, sektor kesehatan, pendidikan, serta pendapatan daerah juga tetap berjalan dari kantor.

Di tingkat pemerintahan daerah, camat dan lurah juga tidak termasuk dalam kebijakan WFH. “Camat dan lurah juga itu dikecualikan artinya tetap melaksanakan working from office,” ujar Tito.

Tito memastikan kebijakan ini akan terus dipantau dan dievaluasi secara berkala. Tito juga meminta pemerintah daerah untuk menyampaikan laporan secara rutin terkait pelaksanaan kebijakan tersebut.

Senada dengan itu, Anggota Komisi II DPR Ujang Bey memperingatkan hal yang sama. “Kemarin ada beberapa kekhawatiran, jangan sampai kebijakan WFH akhir pekan itu dianggap sebagai libur panjang," ucap Ujang pada Rabu, (1/4).

"Apalagi digunakan sebagai ajang berlibur dengan keluarga maupun nongkrong bersama teman-teman,” ujar dia seraya mengatakan bahwa pemerintah perlu mengantisipasi kekhawatiran para anggota DPR tersebut.

Menurut dia, jika ada ASN yang melanggar, pemerintah harus memberikan sanksi yang tegas dan terukur. “Sebagus apa pun kebijakan jika tidak ada sanksi bagi yang melanggarnya, saya kira percuma, hanya menjadi bahan cibiran masyarakat,” ucap dia.

Meski begitu, Ujang meyakini pemerintah sudah mengkaji dan menghitung kebijakan ini dengan penuh pertimbangan. Terlepas dari apa pun, kata Ujang, kebijakan penghematan BBM perlu dilakukan sesegera mungkin, mengingat belum berakhirnya konflik di Timur Tengah. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Luar Negeri
Hong Kong Sah Jadi Juara Ek...
Nasional
KCIC: Gangguan karena Layan...

Mesir Kirim Konvoi Raksasa 2.600 Ton Bantuan ke Gaza

19 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Mesir Kirim Konvoi Raksasa ...
Luar Negeri
Polisi Kolombia Sukses Ring...

Wali Kota Ungkap Banyak ASN Tangsel Terlibat Judol

26 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Ungkap Banyak ASN...

KCIC Tawarkan Diskon Tiket Whoosh hingga 50 Persen

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
KCIC Tawarkan Diskon Tiket ...

BMKG: Waspadai Banjir Rob NTT 8-10 Oktober

33 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
BMKG: Waspadai Banjir Rob N...
Advertisement
Presiden Prabowo Luncurkan Ekspor Perdana Baterai EV dan 11 Proyek di Kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park

Presiden Prabowo Luncurkan Ekspor Perdana Baterai EV dan 11 Proyek di Kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.