Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menko Ekonomi Ungkap Kebijakan WFH Bisa Hemat Anggaran APBN

📅 Rabu, 01 Apr 2026, 18:45 WIB | Oleh:
Menko Ekonomi Ungkap Kebijakan WFH Bisa Hemat Anggaran APBN Doc: Dokumentasi Kemenko Perekonomian
Ket. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

JAKARTA – Pemerintah menyebut kebijakan work from home (WFH) berpotensi menghemat APBN sebesar Rp6,2 triliun, berupa penghematan kompensasi BBM. Sedangkan total pembelanjaan BBM masyarakat berpotensi dihemat sebesar Rp59 triliun.

Hal tersebut disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan pers secara daring, Selasa (31/3). Sebagai langkah efisiensi, pemerintah juga mengimbau masyarakat umum hemat energi dalam aktvitas sehari-hari, di rumah dan di kantor.

“Masyarakat juga diminta untuk melakukan ‘mobilitas cerdas’ dengan memprioritaskan penggunaan transportasi publik,”ujar dia.

Meski melakukan efisiensi, masyarakat diminta tetap produktif menjalankan roda ekonomi seperti biasa.

Selain efisiensi, pemerintah juga melakukan langkah strategis dalam pengelolaan keuangan negara. Langkah strategis dilakukan dengan cara menerapkan skala prioritas dan refocusing belanja kementerian dan lembaga.

“Pengalihan anggaran dilakukan dari belanja yang kurang prioritas seperti perjalanan dinas rapat, belanja non-operasional, dan kegiatan seremonial. Belanja akan diarahkan untuk kegiatan yang lebih produktif dan berdampak langsung kepada masyarakat,” ujar Menko Airlangga.

Belanja pemerintah untuk rehabilitasi dan rekonstruksi bencana Sumatra, termasuk yang menjadi prioitas pemerintah. Pada saat yang sama dilakukan percepatan belanja kementerian dan lembaga, serta penajaman belanja melalui optimalisasi anggaran.

“Potensi skala prioritas dan refocusing anggaran kementerian dan lembaga ini dalam kisaran Rp121,2 triliun hingga Rp130,2 triliun,” ucap Menko Airlangga.

Pada kesempatan itu, ia juga menekankan pada masyarakat, bahwa kondisi perekonomian nasional saat ini tetap stabil.

“Fundamental ekonomi kita kokoh, stok BBM nasional dalam kondisi aman dan stabilitas fiskal tetap terjag. Pemerintah menyampaikan kebijaka ini agar masyarakat tetap tenang dan tetap produktif,” ujar dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.