Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenhub: 147 Juta Orang Lakukan Perjalanan Lebaran 2026

📅 Rabu, 01 Apr 2026, 14:35 WIB | Oleh:
Kemenhub: 147 Juta Orang Lakukan Perjalanan Lebaran 2026 Doc: antara foto
Ket. Wakil Menteri Perhubungan Suntana di Gedung Bina Graha Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (1/4).

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat sebanyak 147 juta orang melakukan perjalanan selama masa operasional Angkutan Lebaran 2026 berdasarkan data Mobile Positioning Data (MPD) terhitung sejak tanggal 13 hingga 29 Maret.

"Berdasarkan data mobile positioning data MPD, terhitung pada 13-29 Maret 2026 selama 17 hari, jumlah orang yang melakukan perjalanan adalah 147 juta orang," kata Wakil Menteri Perhubungan Suntana di Gedung Bina Graha Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (1/4).

Capaian pergerakan masyarakat tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 2,5 persen jika dibandingkan dengan angka prediksi awal yang semula diperkirakan hanya mencapai 143 juta orang.

Kementerian Perhubungan menilai lonjakan ini sebagai indikasi antusiasme masyarakat Indonesia untuk merayakan hari Lebaran dan bersilaturahmi dalam kondisi yang aman dan lancar.

Data evaluasi juga menunjukkan adanya pergeseran pola perjalanan masyarakat yang kini semakin banyak memanfaatkan moda angkutan umum di semua sektor transportasi selama masa Lebaran tahun ini.

"Jadi ada pergeseran masyarakat kita memanfaatkan angkutan umum di semua sektor. Berjumlah 23,54 juta orang. Ini mengalami kenaikan," tutur Wamenhub menjelaskan tren penggunaan transportasi massal.

Berdasarkan rincian per moda, kenaikan tertinggi terjadi pada sektor penyeberangan yang mencapai 15 persen, disusul angkutan jalan sebesar 11,6 persen, dan moda kereta api yang meningkat 10 persen.

Sektor angkutan laut juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 9,86 persen, sementara moda angkutan udara domestik mengalami kenaikan sebesar 6,97 persen dibandingkan periode tahun lalu.

Pemerintah juga mencatat pergerakan kendaraan pribadi yang keluar dari wilayah Jabodetabek mencapai 2,97 juta unit, dengan distribusi utama sebesar 51 persen menuju arah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Keberhasilan pengelolaan arus besar ini disebut sebagai hasil koordinasi intensif lintas sektor serta kolaborasi antarlembaga yang menjadi kunci utama dalam memberikan layanan bagi masyarakat.

"Kolaborasi ini menjadi salah satu kunci utama seperti yang disampaikan oleh Presiden Prabowo bahwa ini merupakan tim bersama untuk memberikan layanan kepada masyarakat," kata Wamenhub.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.