Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Malang Laksanakan Imunisasi Demi Kejar Target Antisipasi Campak

📅 Selasa, 31 Mar 2026, 16:16 WIB | Oleh:
Pemkot Malang Laksanakan Imunisasi Demi Kejar Target Antisipasi Campak Doc: ANTARA/Raisan Al Farisi
Ket. Seorang dokter menyiapkan vaksin campak untuk disuntikkan kepada balita di Puskesmas Ibrahim Adjie, Bandung, Jawa Barat, Jumat (27/3).

Malang, Jawa Timur -- Pemerintah Kota Malang menjadwalkan pelaksanaan program imunisasi kejar atau Catch Up Campaing (CUC) sebagai antisipasi penyebaran campak yang dilaksanakan pada awal April 2026 di 16 titik puskesmas di wilayah setempat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Husnul Muarif di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa, menyatakan pendataan terhadap calon penerima vaksin telah dilakukan.

"Kementerian Kesehatan sudah ada namanya Catch Up Campaign campak, kami sudah mulai pendataan, insya Allah mulai 1 April dan dilaksanakan di 16 puskesmas. Sasarannya sekitar 13 ribu jiwa," kata Husnul.

Husnul menjelaskan 13 ribu calon penerima vaksin melalui program imunisasi kejar ini dipilah kembali, memisahkan data anak yang sudah pernah divaksin dan mana yang belum menerima sama sekali.

Bagi anak yang sudah pernah menerima suntikan anti-campak, dia tidak akan kembali divaksinasi.

"Istilahnya untuk menyulam bagi sasaran berusia 9 bulan sampai 13 tahun yang belum mendapatkan vaksinasi campak. Kalau Outbreak Responses Immunization (ORI) semuanya tanpa memandang imunisasi," ujar dia.

Program imunisasi kejar menjadi langkah pemerataan capaian vaksinasi campak untuk membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity paling tidak di angka 95 persen, terlebih tingkat mobilitas masyarakat di Kota Malang tergolong tinggi.

Husnul menyatakan ketika kekebalan kelompok sudah terbentuk, potensi transmisi atau penularan virus bisa ditekan.

Meski demikian, dia mengingatkan kepada para orang tua agar tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan dari anak-anaknya.

Apabila sudah merasa tidak enak badan disarankan untuk tak memaksakan diri melakukan kegiatan di luar rumah dan membatasi aktivitas yang mengundang banyak orang di ruang tertutup.

"Kalau ada keluhan batuk dan pilek segera periksa ke fasilitas kesehatan. Nanti dilihat riwayat imunisasinya," tuturnya.

Dinkes Kota Malang juga meminta kepada setiap tenaga kesehatan untuk melakukan sosialisasi penanggulangan dan pengendalian campak, sekaligus menjaga kondisi kesehatan masing-masing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kemendikdasmen Dorong Pelay...
Nasional
Pemerintah dan DPR Telah Se...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Event Seru di Jakarta Akhir Pekan 13-14 Juni: Serunya Jakarta Fair 2026 hingga JAKIM

Event Seru di Jakarta Akhir Pekan 13-14 Juni: Serunya Jakarta Fair 2026 hingga JAKIM

12 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.