Seni Lukis Tiup Jadi Senjata untuk Cegah Anak-anak Keranjingan Medsos
📅 Minggu, 29 Mar 2026, 18:22 WIB | Oleh: OpikAdapun karya lukis tiup anak-anak itu dipamerkan di dalam ruang kelas yang biasanya dilihat ketika pengunjung atau donatur bertandang di YPK Bali.
Beberapa perhotelan juga memboyong lukisan tiup itu untuk dipamerkan dan menarik minat wisatawan untuk membelinya.

Seorang peserta anak-anak belajar seni lukis tiup menggunakan sedotan yang diadakan oleh Yayasan Peduli Kemanusian (YPK) Bali di Gedung Annika Linden Centre Denpasar, Jumat (6/2). Antara/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Sebaiknya Anda baca juga:
Mengalihkan candu medsos
Setidaknya menekuni kesenian termasuk seni lukis tiup oleh anak-anak dapat menjadi salah satu metode memperkaya kualitas anak, termasuk membatasi perhatian mereka agar tidak kecanduan media sosial.
Menurut dokter spesialis anak Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Ni Luh Sukma Pratiwi Murti, melukis tiup dapat membantu mengisi kegiatan anak agar tidak terpapar layar elektronik terus menerus.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dokter sekaligus dosen subdivisi tumbuh kembang pediatri sosial (TKPS) Program Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Kesehatan Anak Universitas Udayana/Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Ngoerah Denpasar, Bali itu menilai lukis tiup membantu mengasah kreativitas anak.
Selain itu, melatih motorik halus, koordinasi, konsentrasi, serta membantu melatih otot-otot oral motor.
Otot oral motor adalah sekumpulan otot di area mulut mencakup bibir, lidah, pipi hingga rahang.
Kemampuan otot tersebut penting misalnya untuk koordinasi makan dan komunikasi.
Yang terpenting adalah pengawasan dari pembimbing atau orang tua untuk memastikan agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, seperti cat masuk ke mulut.
“Seni lukis tiup bisa membantu mengisi kegiatan anak agar tidak terpapar layar elektronik terus menerus,” kata Ni Luh Sukma.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!