Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Seni Lukis Tiup Jadi Senjata untuk Cegah Anak-anak Keranjingan Medsos

📅 Minggu, 29 Mar 2026, 18:22 WIB | Oleh:

Alat yang dibutuhkan pun tergolong sederhana, yakni kanvas, cat akrilik berbahan dasar air dan sedotan, didukung fasilitas berupa meja dan kursi.

Pertama, anak-anak diajak bermain warna pada kanvas.

Mereka kemudian diajarkan menuang warna dengan metode lapisan, misalnya dari warna terang, kemudian ditumpuk dengan warna lebih gelap.

Setelah warna tersusun, mereka kemudian meniupnya. Bisa tiupan panjang atau tiupan pendek, semuanya bebas ditentukan oleh sang anak.

Tiupan demi tiupan menggunakan sedotan itu menghasilkan tekstur warna baru.

Sesekali di sela anak-anak fokus meniup, tawa dan canda mereka memecah suasana karena satu sama lain saling berinteraksi, mencermati ekspresi gerak wajah dan mulut yang terlihat lucu ketika meniup.

Keseruan itu menghasilkan karya unik karena pola dari hasil seni lukis tiup itu tidak bisa ditiru dan karya antara satu anak dengan anak lainnya tidak sama.

Hasilnya berupa lukisan abstrak yang membentuk garis-garis atau pola-pola tertentu.

Bahkan, tiupan pada lapisan warna itu membentuk objek alamiah misalnya berbentuk satwa atau flora, padahal tanpa ada desain atau konsep sebelumnya.

Itu sebabnya lukisan tersebut tergolong istimewa dengan edisi yang terbatas, menjadi karya seni murni (fine art) dan karya seni yang mahal bagi pengagum seni sejati.

20260329181825_IMG_20260328_220812.jpeg

Wisatawan asing mengamati hasil karya lukis dengan cara ditiup oleh anak-anak disabilitas fisik di Yayasan Peduli Kemanusian (YPK) Bali, Gedung Annika Linden Centre Denpasar, Jumat (6/2). Antara/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

Tumbuh kembang

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.