Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masyarakat Suku Badui Bersiap Lakukan Seba ke Bupati dan Gubernur

📅 Sabtu, 28 Mar 2026, 08:00 WIB | Oleh:
Masyarakat Suku Badui Bersiap Lakukan Seba ke Bupati dan Gubernur Doc: ANTARA
Ket. Warga Badui Dalam yang mengenakan busana dan ikat kepala berwarna putih dan Badui Luar mengenakan pakaian hitam dan ikat kepala biru mengikuti ritual tradisi Seba Badui di Pendopo Bupati Lebak, Banten, Jumat (2/5/2025).

LEBAK - Masyarakat Suku Badui Dalam dan Badui Luar di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten siap melakukan ritual perayaan tradisi Seba atau persembahan kepada bupati dan gubernur sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil komoditas pertanian ladang.

"Kami melaksanakan tradisi perayaan Seba Badui itu tanggal 24-26 April 2026," kata Tetua Adat yang juga Kepala Desa Kanekes Jaro Oom saat dihubungi di Rangkasbitung, Lebak, Sabtu.

Tradisi Seba merupakan kewajiban tahunan bagi masyarakat Badui Dalam dan Badui Luar dengan mengunjungi Bupati Lebak dan Gubernur Banten sebagai persembahan rasa syukur kepada Tuhan yang telah memberikan limpahan hasil panen pertanian ladang.

Selain itu, juga rasa syukur kepada kepolisian dan TNI yang telah memberikan keamanan, sehingga masyarakat Badui yang berada kawasan Gunung Kendeng terlindungi.

Saat ini, masyarakat Badui yang tersebar di 68 perkampungan akan melakukan pendataan untuk menghadiri perayaan tradisi Seba 2026.

"Kami berharap pelaksanaan tradisi perayaan persembahan Seba 2026 itu berjalan lancar," kata Jaro.

Menurut dia, masyarakat Badui mulai mempersiapkan kebutuhan upacara Seba yang merupakan komoditas hasil pertanian ladang, di antaranya pisang, iris, beras, gula merah, petai, talas, tepung laksa, dan lainnya.

Pelaksanaan tradisi ritual Seba dilakukan bersama Bupati Lebak Moch Hasbi - Amir Hamzah dan Gubernur Banten Andra Soni-Dimyati Natakusumah setelah mereka selesai melaksanakan ritual kawalu yang saat ini sedang berjalan. 

"Bila sudah selesai melaksanakan tradisi kawalu maka dilakukan Seba untuk silaturahmi bersama kepala daerah setempat," katanya menjelaskan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak Yosep M Holis mengatakan pihaknya menargetkan kunjungan wisatawan Seba 46 ribu orang, karena tahun ini masuk kategori Seba Leutik dengan partisipasi masyarakat Badui sekitar 1.500 orang.

Selain itu juga menggelar pameran produk UMKM lokal, bazar ekonomi kreatif, hingga berbagai pentas seni dan budaya khas daerah. 

Meskipun Seba Badui merupakan agenda rutin tahunan, namun pihaknya berupaya melakukan berbagai inovasi agar kegiatan tersebut semakin menarik bagi wisatawan baik dari segi pariwisata maupun berdampak secara ekonomi kepada masyarakat. 

"Kami berharap tradisi Seba itu dapat mendongkrak kunjungan wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
Jadwal TKA untuk Jenjang SM...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.