Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kementerian PU Tangani Retakan Tol Cisumdawu KM 207+350, Lalu Lintas Tetap Aman Terkendali

📅 Sabtu, 28 Mar 2026, 07:52 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kementerian PU Tangani Retakan Tol Cisumdawu KM 207+350, Lalu Lintas Tetap Aman Terkendali Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan penanganan retakan pada Jalan Tol Cisumdawu KM 207+350 Jalur A (arah Dawuan) telah dilakukan secara cepat dan saat ini berada dalam pengendalian teknis, sehingga kondisi lalu lintas tetap aman dan terkendali

JAKARTA– Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan penanganan retakan pada Jalan Tol Cisumdawu KM 207+350 Jalur A (arah Dawuan) telah dilakukan secara cepat dan saat ini berada dalam pengendalian teknis, sehingga kondisi lalu lintas tetap aman dan terkendali.

Berdasarkan hasil pemantauan pada Jumat (27/3), teridentifikasi retakan sepanjang kurang lebih 100 meter dengan pola menyerupai mahkota yang mendekati batas lajur ke-2. Kondisi tersebut terus dipantau secara intensif untuk memastikan keselamatan pengguna jalan.

Sebagai langkah penanganan awal, telah dilakukan pemasangan rambu peringatan di sekitar lokasi, pengaturan lalu lintas menjadi satu lajur, pembatasan kecepatan kendaraan, serta penanganan teknis berupa pengisian retakan menggunakan material beton dan penutupan area dengan terpal guna mencegah masuknya air.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa dalam kondisi seperti ini, keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama, dengan tetap memastikan konektivitas tetap terjaga. 

“Konektivitas harus tetap terjaga, namun yang paling utama adalah keselamatan pengguna jalan. Karena itu penanganan dilakukan secara cepat dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” kata Menteri Dody, Jumat (27/3).

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Wilan Oktavian menyampaikan bahwa ruas tol masih dapat dilalui dengan pengaturan lajur lalu lintas terbatas.

“Dari sisi keselamatan, ruas tol masih dapat dilalui dengan pengaturan lajur lalu lintas terbatas, dan seluruh langkah penanganan dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian,” ujar Wilan.

Untuk penanganan permanen, Kementerian PU bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) tengah melakukan kajian teknis secara komprehensif, meliputi pengukuran topografi, penyelidikan tanah, pemasangan dan pembacaan instrumen inklinometer, serta analisis geoteknik guna menentukan metode perkuatan yang tepat.

Saat ini telah dipasang tiga unit alat pemantau pergerakan tanah (inklinometer) di lokasi. Hasil pemantauan awal menunjukkan adanya indikasi pergerakan tanah yang menjadi dasar dalam penentuan langkah penanganan lanjutan. 

Untuk penanganan permanen, direncanakan perkuatan struktur menggunakan metode bore pile dengan panjang penanganan kurang lebih 100 meter, dengan target penyelesaian desain pada akhir April 2026.

Selain itu, Kementerian PU juga menyiapkan langkah mitigasi apabila terjadi perkembangan kondisi di lapangan, termasuk kemungkinan penerapan contra flow di Jalur B (arah Bandung) yang akan dikoordinasikan bersama Kepolisian.

Kementerian PU mengimbau pengguna jalan untuk tetap tenang, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan dan informasi resmi yang disampaikan pemerintah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.