Kelompok Houthi Yaman Melancarkan Serangan Pertama terhadap Israel Sejak Pecahnya Konflik Iran
📅 Sabtu, 28 Mar 2026, 17:10 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SKorps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan telah memundurkan tiga kapal yang mencoba melintasi selat tersebut, dan menambahkan bahwa semua pengiriman "ke dan dari pelabuhan sekutu dan pendukung musuh Israel-Amerika" dilarang untuk lewat.
“Pagi ini, menyusul kebohongan presiden AS yang korup yang mengklaim bahwa Selat Hormuz terbuka, tiga kapal kontainer dari berbagai negara… dipulangkan setelah mendapat peringatan dari angkatan laut IRGC,” kata Garda Revolusi Iran di situs web Sepah News mereka.
Rubio mengatakan bahwa memastikan selat tersebut tetap terbuka untuk pelayaran kemungkinan akan menimbulkan "tantangan langsung" bahkan setelah AS mencapai tujuan militernya di Iran. Dia mengatakan Iran mungkin akan berupaya untuk memberlakukan bea masuk di selat tersebut, yang menurutnya dapat menyebabkan kerusakan ekonomi bagi banyak negara.
“Ini bukan hanya ilegal, tetapi juga tidak dapat diterima… dan penting bagi dunia untuk memiliki rencana,” kata Rubio.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rubio mengatakan Inggris mengambil "peran penting" dalam upaya untuk membuka kembali selat tersebut, setelah Trump menyebut kapal induk Inggris sebagai "mainan" pada hari Kamis.
AS telah memerintahkan ribuan marinir AS dan pasukan lintas udara elit ke wilayah tersebut, kemungkinan sebagai persiapan untuk upaya militer guna membuka kembali jalur air secara paksa dengan merebut salah satu dari banyak pulau di Teluk, atau Pulau Kharg, yang merupakan pusat ekspor minyak utama Iran.
Pada hari Jumat, Esmael Saghab Esfahani, salah satu wakil presiden Iran, mengancam akan menyerang pelabuhan Yanbu di Laut Merah Arab Saudi, serta kompleks minyak Fujairah yang luas di pesisir Uni Emirat Arab, jika terjadi invasi darat.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Menginjakkan kaki di tanah Iran, $150 menjadi harga terendah minyak,” tulis Esfahani di X.
Trump juga telah mengeluarkan ultimatum kepada Iran, dengan mengatakan bahwa jika Iran tidak mengizinkan lalu lintas bebas kapal melalui selat tersebut pada tanggal 6 April, ia akan memerintahkan penghancuran pembangkit energi Iran. Presiden AS tersebut menunda tenggat waktu ultimatum sebelumnya yang telah ia tetapkan untuk Senin lalu.
Israel menargetkan sejumlah lokasi yang terkait dengan program nuklir Iran pada hari Jumat, termasuk pabrik air berat dan pabrik produksi yellowcake, menurut kantor berita resmi Iran. Yellowcake adalah bentuk uranium terkonsentrasi setelah kotoran dihilangkan dari bijih mentah. Air berat digunakan sebagai moderator dalam reaktor nuklir.
Organisasi Energi Atom Iran mengatakan kompleks air berat Shahid Khondab di Arak dan pabrik produksi yellowcake Ardakan di provinsi Yazd menjadi sasaran serangan, kata badan tersebut. Serangan itu tidak menyebabkan korban jiwa dan tidak ada risiko kontaminasi, katanya.
Serangan AS dan Israel lainnya terus menargetkan persediaan rudal dan peluncur rudal Iran. Militer Israel mengatakan serangan mereka pada hari Jumat menghantam lokasi "di jantung Teheran" tempat rudal balistik dan senjata lainnya diproduksi. Mereka juga mengatakan telah menghantam peluncur rudal dan lokasi penyimpanan di Iran barat.
Reuters melaporkan bahwa AS hanya dapat mengkonfirmasi bahwa sekitar sepertiga dari persenjataan rudal Iran telah dihancurkan, menurut lima orang yang mengetahui intelijen AS. Salah satu sumber mengatakan intelijen tentang kemampuan drone Iran serupa, dengan sekitar sepertiga kemungkinan telah dihancurkan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!