Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Update Tiket Whoosh Arus Balik 2026: Jadwal Padalarang-Halim dan Info Ketersediaan Kursi

📅 Rabu, 25 Mar 2026, 14:56 WIB | Oleh:
Update Tiket Whoosh Arus Balik 2026: Jadwal Padalarang-Halim dan Info Ketersediaan Kursi Doc: ANTARA
Ket. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat penjualan tiket kereta cepat Whoosh masih tinggi pada masa arus balik Lebaran 2026. Hingga Rabu pagi, jumlah tiket yang terjual telah mencapai lebih dari 13 ribu perjalanan ke berbagai tujuan.

JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat penjualan tiket kereta cepat Whoosh masih tinggi pada masa arus balik Lebaran 2026. Hingga Rabu pagi, jumlah tiket yang terjual telah mencapai lebih dari 13 ribu perjalanan ke berbagai tujuan.

Tingginya angka tersebut menunjukkan arus balik masyarakat menuju Jakarta dan sekitarnya masih berlangsung aktif. Pergerakan penumpang didominasi oleh keberangkatan dari wilayah Padalarang dan Tegalluar Summarecon menuju Stasiun Halim.

"Penumpang yang berangkat dari arah Padalarang maupun Tegalluar Summarecon masih cukup tinggi," ujar perwakilan manajemen komunikasi perusahaan, Rabu (25/3).

Ia menambahkan, lonjakan ini terjadi seiring memasuki hari kelima Lebaran, ketika masyarakat mulai kembali ke aktivitas normal. Volume keberangkatan dari kedua stasiun tersebut terpantau padat sejak pagi hari.

Pada periode sebelumnya, tepatnya Senin (24/3), jumlah penumpang Whoosh bahkan sempat mencapai lebih dari 24 ribu orang dalam satu hari. Angka ini menjadi puncak sementara selama masa angkutan Lebaran 2026.

"Dari total tersebut, sekitar 14 ribu penumpang bergerak dari Padalarang dan Tegalluar menuju Halim," jelasnya.

Tingginya minat masyarakat juga terlihat dari habisnya tiket perjalanan untuk rute Padalarang–Halim sejak siang hingga jadwal keberangkatan terakhir. Kondisi ini menegaskan tingginya kebutuhan transportasi cepat untuk mobilitas arus balik.

Fenomena ini mencerminkan perubahan preferensi masyarakat yang semakin mengandalkan moda transportasi cepat dan terjadwal. Whoosh dinilai memberikan kepastian waktu tempuh yang lebih efisien dibandingkan moda transportasi lainnya.

Di sisi lain, KCIC mengimbau masyarakat yang belum mendapatkan tiket untuk segera melakukan pemesanan secara daring. Langkah ini dinilai penting guna menghindari kehabisan tiket, terutama pada rute favorit menuju Jakarta.

Dengan permintaan yang masih tinggi, perusahaan terus mengoptimalkan operasional perjalanan kereta cepat selama periode arus balik. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kelancaran, kenyamanan, serta keamanan seluruh pengguna jasa.

Sebelumnya, sistem keamanan di seluruh stasiun Whoosh juga telah diperkuat selama masa angkutan Lebaran. Sebanyak 1.773 kamera pengawas (CCTV) dioperasikan untuk memantau aktivitas penumpang dan operasional secara menyeluruh.

Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi penumpang selama berada di stasiun maupun dalam perjalanan. Selain itu, pengawasan ketat juga memastikan seluruh operasional berjalan tertib dan kondusif di tengah lonjakan mobilitas masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Bulog Bandung Jamin Stok Be...
Megapolitan
Pemerintah Kota Bogor Buka ...
Ekonomi
YLKI Desak Pemerintah Turun...

Menhub dan Gubernur Jakarta Resmikan Stasiun JIS

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Megapolitan
Menhub dan Gubernur Jakarta...

Raisa Tampil di KBS, Penonton Korea Terpesona

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Rona
Raisa Tampil di KBS, Penont...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 8
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.