Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Produksi Sampah di Kapuas Selama Lebaran Turun 3,81 Persen

📅 Rabu, 25 Mar 2026, 22:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Produksi Sampah di Kapuas Selama Lebaran Turun 3,81 Persen Doc: Antara
Ket. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Kapuas, dr Tonun Irawaty Panjaitan.

Kuala Kapuas - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, mengungkapkan timbulan sampah pada periode pra Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah hingga pasca-Lebaran 2026 mengalami penurunan sebesar 3,81 persen.

“Rata-rata timbulan sampah pada periode pra lebaran sebesar 24,83 ton/hari, sedangkan pada periode pasca lebaran sebesar 23,88 ton/hari. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi penurunan sebesar 3,81 persen,” kata Kepala DLHK Kapuas dr Tonun Irawaty Panjaitan di Kuala Kapuas, Rabu.

Menurut dia, penurunan ini menunjukkan adanya perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah, khususnya setelah perayaan hari besar keagamaan yang biasanya identik dengan peningkatan konsumsi.

Pada umumnya, kata dia, momentum Lebaran menyebabkan lonjakan sampah rumah tangga, seperti sisa makanan, kemasan plastik, dan limbah sekali pakai. Namun, data tersebut mengindikasikan adanya kesadaran yang mulai tumbuh di tengah masyarakat untuk mengurangi produksi sampah.

"Salah satu faktor yang diduga berkontribusi terhadap penurunan ini adalah meningkatnya edukasi dan sosialisasi terkait pengelolaan sampah yang dilakukan oleh pemerintah daerah maupun komunitas lingkungan," kata dia.

Dia mengatakan, kampanye pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, pemilahan sampah dari sumbernya, serta pemanfaatan kembali barang bekas mulai menunjukkan dampak positif.

Selain itu, sebagian masyarakat juga mulai menerapkan gaya hidup lebih ramah lingkungan, seperti membawa wadah sendiri saat berbelanja atau mengurangi pemborosan makanan saat perayaan.

"Di sisi lain, peran aktif petugas kebersihan dan sistem pengelolaan sampah yang lebih terorganisir juga turut membantu menekan jumlah timbulan sampah," ucapnya.

Menurut Tonun, optimalisasi pengangkutan sampah dan peningkatan fasilitas pengelolaan menjadi faktor pendukung yang tidak kalah penting. Hal ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Meskipun penurunan sebesar 3,81 persen terlihat relatif kecil, hal ini tetap menjadi indikator positif yang perlu dipertahankan dan ditingkatkan. Ke depan, diharapkan upaya pengurangan sampah dapat terus dilakukan secara konsisten, tidak hanya pada momen tertentu seperti Lebaran, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

"Dengan demikian, lingkungan yang bersih dan sehat dapat terwujud secara berkelanjutan di Kabupaten Kapuas," tambah dia.

Tonun menambahkan, berdasarkan data per hari sampah yang diangkut petugas dari tempat pembuangan sampah (TPS) di sejumlah titik di daerah setempat ke tempat pembuangan akhir (TPA) di Hadel Palinget, berkisar 17 hingga 20 ton per hari.

“Dari awal Maret 2026 hingga hari ini, total sampah yang diangkut di beberapa TPS ke TPA ada sebanyak 533 ton,” demikian Tonun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekspor Mebel dan Kerajinan Ditargetkan Meningkat

36 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Ekspor Mebel dan Kerajinan ...

Jamu Didorong Menembus Pasar Global

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Jamu Didorong Menembus Pasa...

Perkembangan Investasi Pusat Data di Batam

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Perkembangan Investasi Pusa...
Luar Negeri
Xi: Tiongkok Dukung Myanmar...
Luar Negeri
Negara G7 Desak Russia Akhi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.