Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Meta Kena Denda Rp5,9 Triliun, Pengadilan AS Sorot Keamanan Anak di Platform Digital

📅 Rabu, 25 Mar 2026, 20:00 WIB | Oleh:
Meta Kena Denda Rp5,9 Triliun, Pengadilan AS Sorot Keamanan Anak di Platform Digital Doc: Reuters
Ket. Perusahaan teknologi Meta dijatuhi denda perdata sebesar US$375 juta atau sekitar Rp5,9 triliun oleh juri di Amerika Serikat setelah dinyatakan menyesatkan pengguna terkait keamanan platformnya. Putusan ini sekaligus menyoroti lemahnya perlindungan terhadap anak di bawah umur di ekosistem media sosial.

JAKARTA - Perusahaan teknologi Meta dijatuhi denda perdata sebesar US$375 juta atau sekitar Rp5,9 triliun oleh juri di Amerika Serikat setelah dinyatakan menyesatkan pengguna terkait keamanan platformnya. Putusan ini sekaligus menyoroti lemahnya perlindungan terhadap anak di bawah umur di ekosistem media sosial.

Kasus ini disidangkan di New Mexico dan menjadi salah satu putusan penting dalam sejarah hukum teknologi digital. Untuk pertama kalinya, perusahaan media sosial besar dinyatakan bertanggung jawab atas dampak konten yang beredar di platformnya melalui proses persidangan tanpa juri.

Jaksa Agung New Mexico, Raul Torrez, menyebut putusan tersebut sebagai kemenangan besar bagi keselamatan anak dan keluarga. Ia menilai langkah hukum ini menjadi sinyal kuat bahwa perusahaan teknologi tidak bisa lagi mengabaikan risiko yang muncul dari produk mereka.

"Putusan ini merupakan kemenangan bersejarah bagi setiap anak dan keluarga yang terdampak," ujarnya dalam pernyataan resmi.

Ia juga menegaskan bahwa perusahaan telah mengetahui potensi bahaya namun tetap mengabaikan berbagai peringatan internal.

Dalam putusan tersebut, Meta dinilai melanggar undang-undang perlindungan konsumen dengan total denda maksimal yang diizinkan, yakni US$5.000 per pelanggaran. Akumulasi pelanggaran tersebut kemudian menghasilkan total denda sebesar US$375 juta.

Perusahaan yang juga menaungi Facebook, Instagram, dan WhatsApp ini menyatakan akan mengajukan banding atas putusan tersebut. Dalam pernyataannya, Meta menegaskan tetap yakin dengan komitmen mereka dalam melindungi pengguna, khususnya remaja di ruang digital.

Di sisi lain, proses hukum belum sepenuhnya berakhir karena tahap lanjutan akan dimulai pada 4 Mei mendatang. Pada fase ini, pihak penggugat akan mendorong sanksi tambahan serta perubahan kebijakan platform untuk meningkatkan perlindungan terhadap anak.

Sejumlah pakar menilai kasus ini menjadi bagian dari tren global yang semakin menekan perusahaan teknologi untuk bertanggung jawab atas dampak sosial produknya. Isu seperti kecanduan digital, penurunan kesehatan mental, hingga eksploitasi anak menjadi perhatian utama dalam regulasi media sosial saat ini.

Putusan terhadap Meta ini juga dipandang sebagai preseden penting yang berpotensi memicu gelombang gugatan serupa di berbagai negara. Dengan meningkatnya pengawasan, perusahaan teknologi global dipaksa untuk menyeimbangkan antara pertumbuhan bisnis dan tanggung jawab terhadap keselamatan pengguna.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
Megapolitan
BMKG Peringatkan Hujan Leba...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.