Mitratel Perkuat Pemerataan Internet Nasional, Kelola 40.563 Menara dan 59.239 Km Fiber Optik
📅 Jumat, 23 Okt 2026, 13:40 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel), perusahaan yang beroperasi di bawah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, memperkuat upaya pemerataan konektivitas digital nasional melalui pengembangan infrastruktur telekomunikasi terintegrasi. Strategi tersebut mengandalkan pendekatan shared infrastructure atau pemanfaatan infrastruktur bersama untuk memperluas jangkauan jaringan, meningkatkan efisiensi investasi, dan mempercepat pembangunan konektivitas di berbagai wilayah Indonesia.
Direktur Operasi dan Pembangunan Mitratel, Hastining Bagyo Astuti, menyampaikan hal tersebut saat menjadi panelis dalam diskusi bertajuk Building Indonesia's Sovereign Technology Ecosystem pada Sovereign Tech Summit 2026, Kamis (22/10). Diskusi tersebut merupakan bagian dari rangkaian Bali Tech Week (BTW) 2026 yang berlangsung pada 19-23 Oktober 2026.
Hastining menilai pemerataan konektivitas tidak cukup dilakukan dengan membangun infrastruktur baru, tetapi juga perlu disertai optimalisasi pemanfaatan jaringan yang sudah tersedia. Melalui pendekatan infrastruktur bersama, Mitratel berupaya membangun ekosistem konektivitas yang lebih efisien, inklusif, dan berkelanjutan.
"Pemerataan konektivitas digital membutuhkan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada bagaimana infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menjangkau lebih banyak masyarakat. Melalui shared infrastructure, kami ingin mendorong ekosistem konektivitas yang lebih efisien, inklusif, dan berkelanjutan, sehingga manfaat transformasi digital dapat dirasakan secara lebih merata di seluruh Indonesia," ujar Hastining.
Hingga Semester I 2026, Mitratel memiliki infrastruktur yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, terdiri atas 40.563 menara telekomunikasi dan jaringan fiber optik sepanjang 59.239 kilometer. Infrastruktur tersebut menjadi modal perusahaan untuk mendukung perluasan konektivitas serta meningkatkan pemanfaatan jaringan bersama di berbagai daerah.
Melalui shared infrastructure, operator telekomunikasi dapat memanfaatkan infrastruktur yang sama sesuai kebutuhan layanan masing-masing. Pendekatan ini memungkinkan investasi digunakan secara lebih optimal, mempercepat pembangunan jaringan, dan memperluas kapasitas konektivitas tanpa selalu harus membangun infrastruktur secara terpisah.
Optimalisasi tersebut menjadi penting, terutama untuk memperluas akses di wilayah yang belum terlayani secara memadai. Dengan pemanfaatan infrastruktur yang lebih efisien, pengembangan jaringan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi digital.
Mitratel terus mengembangkan bisnisnya dari penyedia menara telekomunikasi konvensional menjadi Next-Generation Tower Company. Transformasi tersebut diarahkan untuk memperluas peran perusahaan sebagai penyedia ekosistem infrastruktur konektivitas digital yang terintegrasi.
Untuk mendukung perubahan tersebut, Mitratel mengembangkan sejumlah kapabilitas yang melengkapi bisnis menara. Layanan yang diperluas mencakup fiber connectivity, solusi penyediaan daya melalui Power as a Service, serta peluang bisnis lain yang berkaitan dengan kebutuhan infrastruktur digital.
Hastining mengatakan pengembangan layanan tersebut ditujukan untuk membantu operator telekomunikasi memperluas jangkauan dan meningkatkan kapasitas jaringan. Langkah itu juga diharapkan dapat mempercepat implementasi layanan digital yang semakin dibutuhkan masyarakat dan dunia usaha.
"Pembangunan infrastruktur digital harus dipandang sebagai investasi strategis untuk memperkuat daya saing bangsa, memperluas akses masyarakat terhadap layanan digital, dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah," kata Hastining.
Menurutnya, kebutuhan konektivitas yang terus berkembang mendorong Mitratel untuk memperkuat kapabilitas bisnis sekaligus memperluas layanan infrastruktur. Dengan pendekatan tersebut, perusahaan berupaya menyediakan solusi yang dapat menjawab kebutuhan operator dan mendukung pengembangan ekonomi digital nasional.
Mitratel menilai perluasan konektivitas digital membutuhkan kerja sama antara operator telekomunikasi, pemerintah, dan pelaku industri. Kolaborasi tersebut diperlukan agar pembangunan infrastruktur tidak hanya terpusat di kawasan ekonomi utama, tetapi juga mampu membuka peluang baru di berbagai daerah.
Hastining menegaskan, aspirasi perusahaan tidak terbatas pada pembangunan dan pengelolaan menara telekomunikasi. Mitratel ingin mengambil peran lebih luas dalam ekosistem konektivitas melalui penyediaan infrastruktur yang terintegrasi, andal, dan berkelanjutan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!