Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Sebut Iran dan AS Ingin Membuat Kesepakatan

📅 Selasa, 24 Mar 2026, 00:00 WIB | Oleh:
Trump Sebut Iran dan AS Ingin Membuat Kesepakatan Doc: Istimewa
Ket. Presiden Donald Trump berbicara kepada media sebelum berangkat dari Bandara Internasional Palm Beach dengan pesawat Air Force One pada hari Senin (23/3)

PALM BEACH - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan kepada wartawan bahwa telah terjadi pembicaraan antara AS dan Iran selama sehari terakhir di mana kedua pihak memiliki "poin-poin kesepakatan utama" dan mengatakan bahwa keduanya ingin "mencapai kesepakatan".

Dari The Guardian, Trump mengatakan utusan Timur Tengahnya, Steve Witkoff, dan menantunya, Jared Kushner, telah berbicara dengan Iran pada hari Minggu dan diskusi akan berlanjut pada hari Senin.

Trump mengatakan AS sedang berbicara dengan "orang penting" di dalam rezim Iran untuk mencoba mengakhiri perang, tetapi orang ini bukanlah pemimpin tertinggi yang baru, Mojtaba Khamenei.

Trump mengklaim AS dan Iran sedang membahas 15 poin untuk mengakhiri perang, dengan Teheran menyerahkan senjata nuklir sebagai poin "nomor satu, dua, dan tiga".

Sebelumnya, Trump mengklaim bahwa AS dan Iran telah mengadakan pembicaraan mengenai "penyelesaian permusuhan secara menyeluruh dan total" di Timur Tengah dan bahwa ia akan menunda serangan Amerika terhadap pembangkit listrik Iran selama lima hari setelah melakukan "percakapan produktif" dengan Teheran.

Namun, kantor berita Fars, yang terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam, membantah adanya pembicaraan semacam itu, dan mengatakan bahwa tidak ada komunikasi langsung maupun tidak langsung dengan AS.

Kementerian Luar Negeri Iran dilaporkan mengatakan bahwa pernyataan Trump adalah "bagian dari upaya untuk menurunkan harga energi dan mengulur waktu untuk melaksanakan rencana militernya", sementara media pemerintah mengatakan bahwa pernyataan tersebut menunjukkan presiden AS "mundur".

Pada Sabtu malam, Trump mengancam akan mengebom pembangkit listrik Iran setelah 48 jam kecuali Iran setuju untuk sepenuhnya membuka kembali Selat Hormuz, jalur pengiriman minyak vital yang secara efektif telah ditutup oleh Iran. Batas waktu tersebut ditetapkan akan berakhir tepat sebelum tengah malam waktu Inggris pada hari Senin.

Sebagai balasannya, Iran mengatakan akan "menghancurkan secara permanen" infrastruktur penting di seluruh Timur Tengah, termasuk sistem air yang vital, jika AS menindaklanjuti ancaman Trump.

Dewan Pertahanan Iran hari ini mengancam akan memasang ranjau laut untuk memblokir seluruh Teluk jika pantai atau pulau-pulau Iran diserang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Kenaikan biaya harga pakan ayam

2 jam lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Kenaikan biaya harga pakan ...

Pameran Indofest 2026

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran Indofest 2026

Pendaftaran SMPB di Jateng

2 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Pendaftaran SMPB di Jateng
Ekonomi
Potensi komoditas kakao Jem...
Daerah
Anak harimau sumatra di TSI...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.