Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

WFH Setelah Lebaran Didukung MPR, Dinilai Efektif Tekan Konsumsi BBM

📅 Senin, 23 Mar 2026, 12:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
WFH Setelah Lebaran Didukung MPR, Dinilai Efektif Tekan Konsumsi BBM Doc: Antara
Ket. Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno.

Jakarta - Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno mendukung penerapan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) setelah Lebaran, sebagai upaya penghematan bahan bakar minyak (BBM) di tengah kenaikan harga minyak dunia.

“Tentu kebijakan ini menghemat konsumsi BBM secara nasional karena berkurangnya mobilitas masyarakat, khususnya pekerja,” ucap Eddy di Jakarta, Senin (23/3).

Apabila anak sekolah juga termasuk di dalam kebijakan tersebut, tutur Eddy, tentunya mobilitas masyarakat akan kian berkurang, sehingga dapat menghemat lebih banyak BBM secara nasional.

Meskipun demikian, Eddy mencermati pentingnya pemerintah menjaga agar roda perekonomian tidak melambat imbas dari kebijakan WFH tersebut.

Eddy meminta agar sektor industri dan manufaktur untuk tetap beroperasi sebagai bagian dari upaya menjaga perputaran roda perekonomian, di tengah upaya melakukan penghematan energi.

“Roda perekonomian jangan sampai melambat, khususnya sektor industri dan manufaktur yang perlu tetap beroperasi,” ujar Eddy.

Sebelumnya, dalam sidang kabinet di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3), Presiden Prabowo Subianto mendorong langkah penghematan konsumsi BBM serta mempertimbangkan kebijakan kerja dari rumah atau WFH sebagai langkah antisipasi dampak krisis global.

Kemudian, pada Sabtu (21/3), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan kebijakan WFH mulai diterapkan setelah Lebaran, sebagai upaya penghematan energi di tengah kenaikan harga minyak dunia.

Airlangga menyatakan kebijakan ini berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan diimbau pula untuk sektor swasta. Ia juga menyampaikan WFH hanya akan berlaku satu hari dalam sepekan.

Ia menambahkan pemerintah juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Dalam Negeri untuk memastikan implementasi berjalan efektif.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa penerapan WFH sehari dapat memberikan dampak efisiensi energi, khususnya penghematan bahan bakar minyak (BBM).

Ia menjelaskan alasan kebijakan ini hanya diberlakukan sehari adalah untuk menjaga keseimbangan antara fleksibilitas kerja dan produktivitas.

Purbaya menambahkan apabila WFH diberlakukan sehari misalnya pada Jumat, maka akan tercipta rangkaian akhir pekan yang lebih panjang, yakni Jumat–Sabtu–Minggu. Hal ini dinilai dapat mendorong aktivitas rumah tangga sekaligus memberikan dorongan kecil bagi sektor pariwisata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.