Momentum Membangun Solidaritas Ekonomi Rakyat
📅 Sabtu, 21 Mar 2026, 09:25 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Bulan Ramadan adalah momen untuk membangun solidaritas ekonomi umat. “Jadi, Ramadan bukan hanya membangun spiritualitas, tapi juga membangun solidaritas ekonomi umat," Wakil Presiden ke-13 KH Ma'ruf Amin, saat menjadi khatib salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Balai Kota Jakarta, Sabtu,
Hal itu terlihat dalam penunaian zakat serta penyaluran infak selama bulan suci umat Muslim tersebut. "Dalam satu bulan ini, kita melihat zakat ditunaikan, infak digerakkan, sedekah dibagikan. Ini menunjukkan bahwa Islam tidak hanya membangun kesalehan ritual, tetapi juga kesalehan sosial," tutur tokoh besar Nahdlatul Ulama (NU) itu.
Lebih lanjut, Ma'ruf Amin juga menyoroti peran silaturahmi sebagai perajut perbedaan dalam kehidupan berbangsa. "Kehidupan bangsa kita adalah kehidupan yang majemuk. Ada banyak suku, ada banyak budaya, ada banyak latar belakang. Jika perbedaan itu tidak dikelola dengan baik, maka ia akan bisa menjadi konflik; tetapi jika perbedaan dirajut dengan silaturahmi, maka ia menjadi harmoni kehidupan seperti sebuah simfoni," jelasnya.
Ia pun mengambil analogi berbagai instrumen musik yang berbeda satu dengan yang lain. "Biola tidak sama dengan piano, drum tidak sama dengan seruling, tetapi ketika dimainkan bersama lahirlah musik yang indah. Begitu juga kehidupan masyarakat kita. Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, tetapi untuk dipersatukan dalam harmoni. Itulah yang disebut sebagai simfoni kemenangan," tutur Ma'ruf.
Menurut dia, silaturahmi melahirkan kepercayaan, kepercayaan melahirkan kerja sama, dan kerja sama melahirkan kemajuan. "Keadilan adalah fondasi peradaban, tetapi keadilan tidak akan lahir jika masyarakat terpecah belah," pungkas Ma'ruf.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ma'ruf Amin menjadi khatib dalam salat Id di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu pagi. Tampak di lokasi, salat Id dimulai pukul 06.30 WIB dan Ma'ruf Amin memulai khotbahnya sekitar pukul 06.50 WIB. Ma'ruf Amin mengenakan pakaian serba putih dan menyampaikan khotbah hingga pukul 07.11 WIB.
Sementara itu, sekitar 2.000 jamaah memadati halaman Balai Kota DKI Jakarta untuk melaksanakan salat Id. Sejumlah pejabat utama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, mulai dari Gubernur Pramono Anung, Wakil Gubernur Rano Karno, Sekretaris Daerah Uus Kuswanto, hingga sejumlah mantan pejabat, turut menghadiri momentum syukur atas selesainya ibadah Ramadhan itu. Usai menyampaikan khotbahnya, Ma'ruf Amin bersama para pejabat Pemprov DKI bersilaturahmi dengan jemaah salat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!