Puncak Mudik Berakhir, Terminal Kampung Rambutan H-1 Lebaran Mendadak Sunyi, Ada Apa?
📅 Jumat, 20 Mar 2026, 13:50 WIB | Oleh: AlfredJAKARTA - Hiruk-pikuk arus mudik di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, mulai mereda secara signifikan pada H-1 Lebaran, Jumat.
Setelah sempat mencapai puncaknya dengan lebih dari 5.000 penumpang pada Rabu lalu, suasana terminal kini terpantau relatif sepi dan hanya didominasi oleh pemudik tujuan jarak dekat seperti Jawa Barat, Banten, dan Lampung.
Kepala Terminal Kampung Rambutan Revi Zulkarnain menjelaskan bahwa tren penurunan ini sudah terlihat sejak H-2 Lebaran, Kamis (19/3).
“Memang hari ini sudah terjadi penurunan. Kemungkinan akan terus menurun, dan saat ini didominasi pemudik dengan tujuan jarak dekat, seperti Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Lampung.” Kata dia.
Berdasarkan pantauan ANTARA sejak sekitar pukul 9:00 WIB hingga 11:00 WIB suasana terminal masih sepi pemudik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Revi mengungkap, jumlah penumpang yang berangkat sejak pukul 00:00 WIB hingga 09.00 WIB tercatat 325 orang.
Pada Kamis (19/3), jumlah penumpang turun menjadi 3.464 orang dari puncaknya 5.336 penumpang pada Rabu (18/3).
Revi menyebutkan, pada H-1 Lebaran ini, mayoritas penumpang melakukan perjalanan ke wilayah Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, hingga Lampung.
Sebaiknya Anda baca juga:
Beberapa kota tujuan yang masih ramai antara lain Tasikmalaya, Garut, Cianjur, Tegal, Pekalongan, Purwokerto, Wonosobo, hingga wilayah Merak dan Pandeglang.
Sementara itu, puncak arus mudik terjadi pada H-3 Lebaran, dengan tujuan favorit mencakup kota-kota besar seperti Surabaya, Malang, hingga Palembang dan Padang.
Meski terjadi penurunan jumlah penumpang, Revi memastikan seluruh layanan terminal tetap berjalan normal.
Posko layanan mudik masih beroperasi dan akan berlangsung hingga 29 Maret 2026. Ia juga memastikan tidak ada penumpang yang terlantar atau kehabisan tiket.
“Semua penumpang bisa terangkut. Bus reguler masih cukup tersedia,” katanya.
Sebelumnya, pihak terminal sempat menyiapkan tiga bus bantuan untuk rute favorit seperti Yogyakarta, Cilacap, dan Malang, namun hingga kini belum ada penambahan armada.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!