Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

H2 Lebaran 2026, Lalu Lintas Keluar GT Madiun Masih Tinggi

📅 Minggu, 22 Mar 2026, 20:25 WIB | Oleh: Tim Redaksi
H2 Lebaran 2026, Lalu Lintas Keluar GT Madiun Masih Tinggi Doc: Antara
Ket. Arus lalu lintas Gerbang Tol (GT) Madiun

JAKARTA- PT. Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) mencatat arus kendaraan melintasi ruas jalan Tol Ngawi-Kertosono dan keluar dari Gerbang Tol (GT) Utama di Madiun, Jawa Timur, pada hari kedua (H2) Lebaran 2026 atau Minggu, masih tinggi.

Direktur Utama PT JNK Arie Irianto di Madiun, Minggu, mengatakan secara umum mobilitas masyarakat pada H1 dan H2 Lebaran 2026 masih tinggi dan terpantau meningkat signifikan dibandingkan dengan kondisi normal.

"Sesuai data, pada H1 Lebaran 2026, tercatat sebanyak 13.465 kendaraan melintas keluar GT Madiun atau meningkat sebesar 146,61 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 5.460 kendaraan," ujarnya dikutip Antara, Minggu (22/3).

Menurut dia, pada hari kedua lebaran ini, jumlah kendaraan yang terdistribusi keluar melalui Gerbang Tol Madiun diprediksi juga masih tinggi.

Ia menyatakan peningkatan tersebut mencerminkan mobilitas masyarakat pada momentum mudik perayaan Idul Fitri masih berlangsung.

JNK terus memastikan kesiapan operasional di seluruh titik layanan guna mendukung kelancaran, keamanan dan kenyamanan perjalanan pengguna jalan.

Arie Irianto menyampaikan meski terjadi peningkatan kendaraan secara signifikan, pihaknya memastikan arus lalu lintas di jalan Tol Ngawi-Kertosono yang keluar di tiga gerbang tol wilayahnya, yakni GT Madiun, GT Caruban dan GT Nganjuk, tetap berjalan lancar.

Hal itu karena seluruh jajaran operasional telah disiagakan untuk mengantisipasi peningkatan arus lalu lintas pada periode Lebaran.

"Kami berkomitmen memberikan pelayanan dengan sepenuh hati kepada seluruh pengguna jalan. Kami mengimbau kepada pengguna jalan untuk memastikan kesiapan perjalanan, termasuk kondisi kendaraan dan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol," katanya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran perjalanan, pengguna jalan juga disarankan untuk mengunduh aplikasi Travoy guna memperoleh informasi real-time terkait kondisi lalu lintas, lokasi rest area, tarif tol, serta layanan darurat.

JNK juga mengingatkan pengguna jalan untuk tetap mengutamakan keselamatan, menjaga jarak aman, serta beristirahat di rest area apabila mengalami kelelahan selama perjalanan.

"Untuk informasi lalu lintas dan layanan jalan tol, pengguna jalan dapat menghubungi Call Center 133," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.