Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Raffi Ahmad dan Yovie Widianto Dikusi Bareng Seskab Teddy, Ingin Jadikan Bahasa Indonesia Mendunia

📅 Kamis, 19 Mar 2026, 15:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Raffi Ahmad dan Yovie Widianto Dikusi Bareng Seskab Teddy, Ingin Jadikan Bahasa Indonesia Mendunia Doc: Sekretariat Kabinet
Ket. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (tengah), Stafsus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif Yovie Widianto (kiri), dan Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad (kanan) berdiskusi membahas sejumlah isu strategis, termasuk penguatan Bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa, di Kantor Seskab, Rabu.

JAKARTA - Staf Khusus Presiden Yovie Widianto dan Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad berdiskusi dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membahas sejumlah isu strategis, salah satunya strategi menjadikan Bahasa Indonesia mendunia.

Teddy mengatakan diskusi dengan Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif Yovie Widianto dan Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad itu berlangsung produktif dengan penekanan pada penguatan koordinasi lintas sektor. Sesi diskusi itu berlangsung selama lebih kurang dua jam di Kantor Sekretariat Kabinet RI, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

"Salah satu poin utama yang dibahas adalah usulan untuk menempatkan Bahasa Indonesia tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai modal kreatif dan kekuatan identitas bangsa yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif," kata Teddy saat dihubungi di Jakarta, Kamis, menjelaskan isi pertemuannya dengan staf khusus Presiden dan utusan khusus Presiden, Rabu (18/3) sore.

Teddy melanjutkan Bahasa Indonesia sebagai identitas dan jati diri bangsa harus dapat mendunia, khususnya melalui media-media seperti seni, film, dan musik.

Ia kemudian mencontohkan Bahasa Korea yang saat ini mendunia berkat pengaruh musik K-Pop dan film

"Sebagai contoh, Korea Selatan terus memperkenalkan beberapa kata dalam Bahasa Korea di seni, misalnya saranghae (terjemahan: aku cinta kamu, red.). Dalam Bahasa Mandarin, misalnya, ni hao (terjemahan: halo, red.). Xiexie (terjemahan: terima kasih, red.)," katanya.

Oleh karena itu, Bahasa Indonesia pun punya kesempatan yang sama untuk diperkenalkan kepada khalayak dunia melalui media film, musik, dan produk budaya lainnya.

"Dari ratusan ribu kosakata Bahasa Indonesia, harus ada satu, dua kata yang mendunia. Melalui musik, film, dan seni. Kita sebarkan pengaruh budaya dan Bahasa Indonesia ke dunia internasional," ujar Teddy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Daerah
BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susu...
Nasional
DPR Dorong Pemerintah Buka ...
Megapolitan
Parkir Rp60.000 per Jam Bik...
Megapolitan
Nasib 193 Pedagang Ikan Kra...
Megapolitan
Pedagang Ikan Pasar Kramat ...
Daerah
Kabut asap batasi jarak pan...
Ekonomi
Di BNI WondrX 2026, BNI Sek...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.