Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Prabowo akan Tanda Tangani Akuisisi 16 Jet Tempur KF-21 di Korsel

📅 Kamis, 19 Mar 2026, 16:59 WIB | Oleh:
Prabowo akan Tanda Tangani Akuisisi 16 Jet Tempur KF-21 di Korsel Doc: Istimewa
Ket. Kontrak final untuk kesepakatan ekspor akan diselesaikan pada semester pertama tahun ini setelah negosiasi harga

SEOUL - Korea Selatan berencana menandatangani kesepakatan untuk mengekspor 16 jet tempur KF-21 ke Indonesia, kata sumber pemerintah pada Kamis (19/3), yang akan menandai penjualan luar negeri pertama jet tempur buatan Korea Selatan.

Dikutip dari Antara, kedua negara akan menyelesaikan perjanjian untuk mengekspor jet tempur tersebut pada kesempatan kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Korea Selatan, yang dijadwalkan dari 31 Maret-2 April, menurut sumber tersebut.

Kontrak final untuk kesepakatan ekspor akan diselesaikan pada semester pertama tahun ini setelah negosiasi harga, kata sumber tersebut.

Jika terwujud, itu akan menandai ekspor luar negeri pertama jet tempur buatan Korea Selatan.

Korea Selatan meluncurkan program pengembangan KF-21 pada 2015 untuk memperoleh jet tempur supersonik buatan dalam negeri untuk menggantikan armada jet F-4 dan F-5 buatan AS yang sudah tua milik Angkatan Udara.

Indonesia awalnya setuju untuk menanggung sekitar 20 persen dari biaya proyek sebagai negara mitra hingga Juni 2026 sebagai imbalan atas transfer teknologi Seoul dan persyaratan lainnya.

Namun, Jakarta gagal memenuhi tenggat waktu pembayaran dan mengusulkan pengurangan kontribusinya sebagai imbalan atas pengurangan tingkat transfer teknologi.

Selain itu, pihak kepolisian Korsel juga telah melakukan penyelidikan atas dugaan pencurian teknologi oleh insinyur Indonesia di Korea Aerospace Industries Ltd., produsen KF-21.

Kedua negara menandatangani kesepakatan akhir pada Juni tahun lalu untuk memangkas kontribusi Jakarta untuk proyek jet tempur bersama menjadi 600 miliar won (6,7 triliun rupiah), sekitar sepertiga dari jumlah semula.

Jet tempur Kf-21 berhasil menyelesaikan uji terbangnya pada Januari tanpa kecelakaan.

Badan pengadaan senjata negara berencana untuk menyelesaikan pengembangan jet tempur tersebut pada semester pertama tahun ini dan mengirimkan batch pertama jet tempur canggih tersebut ke Angkatan Udara pada semester kedua.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Tingkatkan Kinerja, Pemkot ...

Wisatawan Mancanegara Ikut Berbelanja ke Pasar Tanah Abang

29 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Megapolitan
Wisatawan Mancanegara Ikut ...
Luar Negeri
Kedubes Desak Warga AS Ting...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.