Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Revolusi Terapi Gen yang Berpotensi Sembuhkan Buta Warna

📅 Rabu, 18 Mar 2026, 06:25 WIB | Oleh:

Untuk kasus buta warna, para peneliti mencoba menargetkan gen yang mengontrol produksi pigmen fotoreseptor di retina. Dengan memperbaiki atau mengganti gen tersebut, sel kerucut diharapkan kembali mampu merespons panjang gelombang cahaya yang sebelumnya tidak dapat dideteksi.

Teknologi CRISPR-Next yang sedang dikembangkan memiliki sejumlah peningkatan dibandingkan metode generasi awal. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan akurasi pengeditan DNA sekaligus mengurangi risiko perubahan gen di lokasi yang tidak diinginkan.

Hal ini sangat penting karena retina merupakan jaringan saraf yang sangat sensitif. Kesalahan kecil saja dalam proses pengeditan gen dapat menyebabkan kerusakan permanen pada penglihatan pasien.

Eksperimen pada Primata

Harapan terhadap terapi gen untuk buta warna sebenarnya sudah muncul sejak lebih dari satu dekade lalu. Penelitian penting dilakukan oleh tim ilmuwan dari University of Washington yang meneliti monyet tupai dengan kelainan penglihatan warna.

Dalam eksperimen tersebut, para peneliti menggunakan virus yang dimodifikasi untuk membawa gen penglihatan warna ke dalam retina monyet. Setelah terapi diberikan, hewan yang sebelumnya tidak mampu membedakan warna merah dan hijau mulai menunjukkan kemampuan mengenali warna tersebut.

Temuan tersebut sangat penting karena menunjukkan bahwa otak memiliki kemampuan adaptasi yang luar biasa. Bahkan jika seseorang sejak lahir tidak pernah melihat warna tertentu, otak masih dapat belajar mengenali warna baru setelah retina mulai mengirimkan sinyal visual yang benar.

Hasil penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Nature dan menjadi tonggak penting dalam pengembangan terapi gen untuk penglihatan.

Pendekatan berbasis CRISPR kini mencoba membawa konsep tersebut lebih jauh. Dibandingkan hanya menambahkan gen baru, teknologi ini memungkinkan ilmuwan memperbaiki gen yang rusak secara langsung di dalam sel retina.

Tantangan Teknologi

Meski menjanjikan, terapi gen untuk penglihatan masih menghadapi sejumlah tantangan besar. Salah satu yang utama adalah bagaimana mengirimkan sistem pengeditan gen ke dalam sel retina secara aman.

Para peneliti biasanya menggunakan virus yang telah dimodifikasi sebagai pembawa materi genetik. Virus ini dirancang agar tidak menyebabkan penyakit, tetapi tetap mampu memasukkan instruksi genetik ke dalam sel target.

Namun metode ini harus dirancang dengan sangat hati-hati. Sistem pengiriman gen harus cukup efisien untuk menjangkau sel retina, tetapi tidak memicu reaksi imun yang dapat merusak jaringan mata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Nicolas Cage Akhirnya akan ...
Daerah
Anggota DPR Dorong Perlindu...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.