Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Klaim Bisa Kenakan Tarif Impor Meski Dibatalkan Mahkamah AS

📅 Selasa, 17 Mar 2026, 01:05 WIB | Oleh:
Trump Klaim Bisa Kenakan Tarif Impor Meski Dibatalkan Mahkamah AS Doc: Jim WATSON/AFP
Ket. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

WASHINGTON DC – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Minggu (15/3), menegaskan bahwa dirinya memiliki kewenangan untuk memberlakukan bea masuk meskipun Mahkamah Agung AS pada Februari membatalkan tarif global yang ia terapkan.

“Saya memiliki hak mutlak untuk mengenakan tarif dalam bentuk lain, dan saya sudah mulai melakukannya,” tulis Trump dalam unggahan panjang di jaringan media sosial miliknya, Truth Social.

Dikutip dari The Straits Times, Trump memberlakukan tarif sebesar 10 persen terhadap impor AS melalui perintah eksekutif tidak lama setelah putusan Mahkamah Agung tersebut.

Washington juga meluncurkan penyelidikan perdagangan baru pekan lalu terhadap 60 ekonomi dunia, termasuk Tiongkok, Uni Eropa, dan Jepang. Penyelidikan ini akan menyoroti “kegagalan mengambil tindakan terhadap kerja paksa” serta menilai apakah praktik tersebut membebani atau membatasi perdagangan AS.

Unggahan Trump muncul beberapa jam setelah Beijing mendesak Washington untuk “segera memperbaiki kesalahan yang dilakukan” ketika kedua negara memulai putaran baru perundingan.

Kementerian Perdagangan Tiongkok menyebut penyelidikan terbaru AS sebagai langkah yang “sangat sepihak, sewenang-wenang, dan diskriminatif”, serta menuduh Washington “berupaya membangun hambatan perdagangan”.

Pejabat perdagangan Tiongkok dan AS bertemu di Paris pada Minggu untuk melakukan pembicaraan yang menurut Washington akan berlangsung selama dua hari.

Penyelidikan The Fed

Dalam unggahannya, Trump menulis bahwa Mahkamah Agung “tahu di mana posisi saya, betapa besar keinginan saya untuk meraih kemenangan bagi negara kami, namun mereka justru memutuskan untuk berpotensi menyerahkan triliunan dollar kepada negara dan perusahaan yang telah memanfaatkan AS selama beberapa dekade”.

Dalam unggahan lain pada malam Minggu di Truth Social, Trump juga mengkritik hakim federal James Boasberg yang membatalkan panggilan pengadilan terkait penyelidikan terhadap Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengenai biaya renovasi kantor pusat bank sentral tersebut.

“Apa yang dilakukan Boasberg dalam kasus Powell yang ‘terlambat’ dan banyak kasus lainnya, sedikit sekali berkaitan dengan hukum dan lebih banyak berkaitan dengan politik,” tulis Trump.

Trump sebelumnya berulang kali melontarkan kritik kepada Powell terkait kebijakan bank sentral dalam menetapkan suku bunga utama ekonomi. Ia secara terbuka menyatakan preferensinya terhadap suku bunga yang lebih rendah serta mengkritik Powell dan mencoba mencopot gubernur Federal Reserve Lisa Cook terkait tuduhan penipuan hipotek.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Lotus Care Jadi Layanan Unggulan untuk Tuberkulosis

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Lotus Care Jadi Layanan Ung...

UI Tuan Rumah Rakor Humas Protokol Perguruan Tinggi

20 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Rona
UI Tuan Rumah Rakor Humas P...
Megapolitan
Resmi Dimulai Kembali Jam B...
Megapolitan
WTP Kesembilan Kali untuk P...

Kabar Gembira bagi Warga, Jembatan Senen Kembali Beroperasi

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kabar Gembira bagi Warga, J...

Ribuan Lowongan Kerja Terbuka di Jakarta

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Ribuan Lowongan Kerja Terbu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.