Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Serukan Pengerahan Kapal Perang Sekutu ke Selat Hormuz, Amankan Jalur Pelayaran

📅 Senin, 16 Mar 2026, 11:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Trump Serukan Pengerahan Kapal Perang Sekutu ke Selat Hormuz, Amankan Jalur Pelayaran Doc: Guardian/Reuters
Ket. Sebuah kapal tanker gas LPG berlabuh di Selat Hormuz selama diblokade Iran.

WASHINGTON - Gedung Putih berencana mengumumkan sebuah koalisi multinasional untuk mengawal kapal melintasi Selat Hormuz, demikian dilaporkan The Wall Street Journal (WSJ) pada Minggu (15/3), mengutip pejabat Amerika Serikat (AS).

Rencana tersebut, yang masih dalam pembahasan, mungkin akan diumumkan secepatnya pada pekan ini, ungkap laporan WSJ itu.

Secara terbuka, banyak negara bersikap tidak berkomitmen terhadap misi pengawalan semacam itu hingga perseteruan berakhir, mengingat risiko yang ada, papar laporan tersebut.

Menurut laporan The Guardian, negara-negara termasuk Inggris, Jepang, Tiongkok, dan Korea Selatan mengatakan masih mempertimbangkan pilihan mereka tetapi tanpa membuat komitmen setelah presiden AS Donald Trump mendesak mereka untuk mengirim kapal perang ke Selat Hormuz untuk mengamankan jalur pelayaran vital tersebut.

Dalam sebuah unggahan di platform Truth Social miliknya, Trump menyerukan kepada Inggris, Tiongkok, Prancis, Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara lain untuk mengirim kapal ke jalur air tersebut, jalur pelayaran tersibuk di dunia, yang sedang diblokade secara brutal oleh Iran.

Dalam unggahannya, Trump menyatakan bahwa “banyak negara, terutama negara-negara yang terkena dampak upaya Iran untuk menutup Selat Hormuz, akan mengirim kapal perang, bersama dengan Amerika Serikat, untuk menjaga agar selat tetap terbuka dan aman”.

Dalam unggahan selanjutnya, Trump memperluas seruannya kepada semua “negara di dunia yang menerima minyak melalui Selat Hormuz” untuk mengirimkan dukungan angkatan laut.

Penutupan efektif Selat Hormuz oleh Teheran, sebagai balasan atas serangan udara oleh AS dan Israel, telah terbukti membawa bencana bagi arus energi dan perdagangan global, menyebabkan gangguan pasokan minyak terbesar dalam sejarah dan melonjaknya harga minyak global.

Namun, respons internasional terhadap seruan Trump untuk mengirimkan kapal perang sejauh ini terbukti samar dan enggan, negara-negara yang tidak bersedia berkomitmen pada respons militer yang dapat membahayakan angkatan laut mereka.

Teheran mengatakan setiap kapal tanker minyak yang menuju AS, Israel, atau sekutunya adalah target yang sah dalam perang dan akan "segera dihancurkan". Enam belas kapal tanker telah diserang di Selat Hormuz sejak perang dimulai pada akhir Februari dan Iran telah mengancam akan memasang ranjau peledak di jalur air tersebut. Sejauh ini, AS belum mengirimkan kapal angkatan lautnya sendiri untuk mengawal kapal tanker melalui selat tersebut.



Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei pada Kamis (12/3) menyerukan agar Selat Hormuz tetap ditutup dan bertekad akan membuka front-front baru dalam konflik negaranya dengan AS dan Israel.

AS dan Israel memulai serangan militer terhadap Iran pada 28 Februari, yang mengganggu pelayaran global, hingga menyebabkan harga minyak melonjak dan mengguncang ekonomi global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

41 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.