Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Klarifikasi Dinas PUPR Badung Soal Isu Kerusakan Proyek Breakwater Tebing Pura Uluwatu

📅 Jumat, 13 Mar 2026, 04:45 WIB | Oleh:
Klarifikasi Dinas PUPR Badung Soal Isu Kerusakan Proyek Breakwater Tebing Pura Uluwatu Doc: ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari
Ket. Plt Kepala Dinas PUPR Badung Anak Agung Rama Putra klarifikasi soal isu breakwater proyek penanganan tebing Pura Uluwatu rusak di Badung, Bali, Kamis 12/3.

BADUNG - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan klarifikasi tegas terkait isu kerusakan infrastruktur pengaman tebing di kawasan Pura Uluwatu yang belakangan viral di media sosial.

“Isu yang beredar itu sebenarnya kegiatan kami ada di fase satu, jadi kami menaruh batu-batu armor dan di atasnya diselesaikan dengan batu kapur untuk pembentukan jalan inspeksi, dengan situasi alam gelombang sangat tinggi jadi batu kapur tergerus, jadi posisi yang dianggap rusak itu tidak ada,” ucap Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Badung Anak Agung Rama Putra di Badung, Kamis.

Ia menjelaskan bahwa gambar bebatuan yang seperti berserakan di bawah tebing Pura Uluwatu bukan sebuah masalah, sebab yang terpenting dari proyek ini adalah batuan tetrapod dan armor yang menjadi peredam ombak di bagian terdepan.

Kemudian video viral lainnya menunjukkan di sisi barat daya tebing terdapat material berserakan di atas batu armor yang kembali disangka kerusakan pada proyek pelindung tebing.

Ia mengklarifikasi bahwa itu merupakan pengunci ombak yang dipasang untuk mengurangi gelombang dan baru akan dilanjutkan saat fase kedua.

“Itu memang harus dikunci karena untuk melanjutkan fase kedua perlu waktu, dengan dikunci itu air sudah mulai stabil, ketika tidak ada bebatuan itu, tebing Pura Uluwatu yang ada sekarang itu sudah dihantam langsung oleh ombak, jadi kami mohon masyarakat bersabar,” ujar Plt Kepala Dinas PUPR Badung itu.

Dari pengerjaan fase satu saja, Pemkab Badung sudah memastikan bahwa tembok pemecah gelombang itu sudah berfungsi memperkecil hantaman gelombang yang langsung ke kaki tebing, sesuai dengan tujuan pembentukannya menangani tebing yang retak.

“Jadi fase satu kami fokuskan untuk mereduksi hantaman ke tebing langsung, dari hasil ini kami bisa untuk melakukan langkah-langkah selanjutnya, jadi saya kira di fase satu ini sudah dikategorikan bisa sangat-sangat meredam ya,” kata dia.

Selanjutnya untuk fase kedua, Dinas PUPR Badung sedang proses pelelangan dengan target pengerjaan dilanjutkan April 2026.

Konsultan Perencana Proyek Penanganan Tebing Retak Pura Uluwatu Arisandi Putra menambahkan yang terpenting saat ini kondisi tebing sudah aman dari ancaman di bawah sesuai target tiap fase.

“Jadi hasil yang diharapkan pada fase yang pertama ini ya memang adalah area menjadi lebih stabil dari retakan-retakan utama dan dapat dikendalikan, nanti fase kedua baru melakukan optimalisasi perlindungan kaki tebing,” ujarnya.

Pada fase kedua nanti Pemkab Badung akan memperkuat struktur pengaman tebing dan kaki tebing secara teknis dan meningkatkan utilitas area kaki tebing untuk kegiatan upacara keagamaan.

Selanjutnya pada fase ketiga baru mereka masuk pada perbaikan area atas kawasan Pura Uluwatu yang retak dengan merelokasi pagar pembatas tebing dan keseluruhan infrastruktur ibadah dan pariwisata.

“Sifatnya adalah penataan kawasan tebing secara keseluruhan karena masih ada infrastruktur pendukung yang nanti dibangun di sana seperti pembangunan kembali Alas Kekeran, penataan drainase utama, relokasi pagar pembatas yang sudah tidak layak agar tidak longsor dan sistem monitoring perawatan secara holistik,” kata Arisandi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...

Harga Cabai Rawit Rp94.900/Kg, Telur Ayam Rp31.000/Kg

59 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp94.900/...
Advertisement
Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.