Berkah Ramadhan, Kelapa Muda dari Kabupaten Lebak Diburu hingga Jakarta
📅 Jumat, 13 Mar 2026, 23:40 WIB | Oleh: Tim PenulisLEBAK – Di sejumlah sudut jalan di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, tumpukan buah kelapa muda terlihat lebih banyak dari biasanya sepanjang Ramadhan 1447 Hijriah.
Para pedagang mengaku permintaan melonjak tajam, terutama dari pembeli yang datang dari Jakarta dan wilayah sekitarnya.
Kelapa muda dari kebun-kebun warga di Kabupaten Lebak menjadi komoditas yang paling dicari untuk kebutuhan berbuka puasa. Rasanya yang segar dan alami membuat minuman ini menjadi pilihan favorit masyarakat setelah seharian berpuasa.
Tak heran jika para pengepul harus bekerja lebih cepat untuk mengumpulkan pasokan dari berbagai desa sebelum dikirim ke pasar-pasar di ibu kota.
Bagi petani dan pedagang setempat, Ramadhan menjadi momentum yang membawa berkah tersendiri. Permintaan yang meningkat tidak hanya datang dari pedagang minuman di kota, tetapi juga dari pemilik rumah makan dan penjual takjil yang menjadikan kelapa muda sebagai menu andalan selama bulan suci.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di tengah hiruk pikuk persiapan berbuka, buah sederhana dari pesisir selatan Banten itu kembali membuktikan perannya sebagai pelepas dahaga yang tak pernah kehilangan penggemar.
"Kita sehari memasok buah kelapa muda ke Pasar Kebayoran, Jakarta sebanyak 3.000 butir dari sebelumnya 1.000 butir," kata Memed (40) seorang penampung buah kelapa muda di Kabupaten Lebak, Banten, Jumat.
Meningkatnya permintaan buah kelapa muda itu, tentu petani Kabupaten Lebak cukup terbantu ekonomi keluarga mereka.
Sebaiknya Anda baca juga:
Biasanya, permintaan hanya 1.000 butir, namun saat ini bisa menembus 3.000 butir dengan harga di tingkat petani Rp4.000 per butir.
"Bila petani menjual buah kelapa muda sebanyak 3.000 butir dengan harga Rp4.000 per butir maka dikalkulasikan bisa menghasilkan pendapatan Rp12 juta," katanya.
Begitu juga penampung kelapa muda lainnya, Abah Arman (60) warga Bojongmanik Kabupaten Lebak yang mengaku jika bulan Ramadhan ini permintaan pedagang pengecer di Jakarta meningkat yang biasanya 1.000 butir kini menjadi 2.000 butir per hari.
"Kami menampung kelapa muda dari petani dan dipasok ke Jakarta malam hari dan pulang ke Rangkasbitung pada Subuh," katanya.
Anang (35) pedagang pengecer buah kelapa muda di Jalan Hardiwinangun Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengaku, dirinya merasa kewalahan melayani permintaan buah kelapa muda saat bulan suci Ramadhan meningkat dari sebelumnya bisa menghabiskan 500 butir, namun kini bisa mencapai 2.000 butir.
Meningkatnya permintaan buah kelapa muda itu dipastikan terjadi kenaikan dari sebelumnya Rp10.000 menjadi Rp12.000 per butir.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!