Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penumpang Pesawat Waspada, BMKG Deteksi Ancaman Turbulensi Hebat di Wilayah Indonesia Timur

📅 Rabu, 11 Mar 2026, 17:52 WIB | Oleh:
Penumpang Pesawat Waspada, BMKG Deteksi Ancaman Turbulensi Hebat di Wilayah Indonesia Timur Doc: ANTARA/Tri Meilani Ameliya
Ket. Tangkapan layar - Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyampaikan paparan dalam rapat bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (20/1).

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi turbulensi dan gangguan cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi keselamatan penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur dan tengah selama Maret 2026. 

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menjelaskan bahwa pertumbuhan awan konvektif jenis cumulonimbus diprediksi akan meningkat signifikan, memicu fenomena petir, hujan lebat, hingga badai guntur di jalur-jalur udara strategis. Dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu (11/3), Faisal menegaskan bahwa dinamika atmosfer seperti Monsun Asia dan kemunculan Siklon Tropis Nuri terus dipantau melalui sistem INASIAM guna memastikan seluruh pemangku kepentingan sektor transportasi udara mendapatkan data cuaca secara real-time.

“Ini adalah pertumbuhan awan cb (cumulonimbus). Untuk periode Maret, diprediksi di wilayah timur Indonesia dan bagian tengah ini juga memiliki potensi adanya awan cb yang dapat menyebabkan terjadinya turbulensi dan lightning (petir) selama penerbangan atau juga hujan lebat dan badai guntur," kata Faisal saat menyampaikan paparan dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan awan cumulonimbus merupakan jenis awan konvektif yang dapat memicu berbagai fenomena cuaca ekstrem, seperti hujan lebat, petir, hingga angin kencang. Kondisi tersebut dapat meningkatkan potensi turbulensi di jalur penerbangan serta memicu gangguan operasional di sejumlah bandara.

Selain berkenaan dengan turbulensi, BMKG juga mencatat adanya sejumlah dinamika atmosfer yang memengaruhi kondisi cuaca di Indonesia selama Maret, antara lain monsun Asia yang membawa lebih banyak uap air, Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang atmosfer, serta potensi tumbuhnya bibit siklon tropis di wilayah selatan Indonesia.

Fenomena tersebut dapat memicu peningkatan aktivitas awan konvektif di sejumlah wilayah, khususnya di kawasan Indonesia bagian timur dan tengah.

BMKG juga melaporkan bahwa bibit siklon tropis 95W telah berkembang menjadi Siklon Tropis Nuri yang diperkirakan bergerak ke arah utara atau timur, sehingga menjauhi wilayah Indonesia, meskipun masih dapat memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan di beberapa wilayah.

Untuk mendukung keselamatan transportasi, Faisal mengatakan BMKG terus memperbarui informasi cuaca bagi sektor penerbangan melalui layanan System of Interactive Aviation Meteorology (INASIAM) yang menyediakan pemantauan cuaca penerbangan secara real time bagi pemangku kepentingan di sektor transportasi udara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.