Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DPRD Jabar Dukung Gubernur Dedi Mulyadi Evaluasi Kerja Sama Aset Hotel Pullman

📅 Jumat, 24 Apr 2026, 01:25 WIB | Oleh:
DPRD Jabar Dukung Gubernur Dedi Mulyadi Evaluasi Kerja Sama Aset Hotel Pullman Doc: ANTARA/Ricky Prayoga
Ket. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung.

BANDUNG - Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Gubernur Dedi Mulyadi untuk melakukan evaluasi total atas Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Hotel Pullman di kawasan pusat Kota Bandung. 

Ketua Komisi I DPRD Jabar Rahmat Hidayat Jati di Bandung, Kamis, mengungkapkan dukungan tersebut menjadi salah satu poin krusial dalam Rapat Kerja Komisi I bersama Biro Umum Setda Jabar, Biro Hukum, Inspektorat, hingga Bappeda, Kamis (16/4).

Evaluasi itu lanjutnya, ditekankan untuk memperkuat dukungan tugas dan fungsi pelaksanaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat ke depan agar lebih optimal bagi kepentingan daerah.

Selain urusan aset, pihaknya juga menyoroti proyek revitalisasi ikonik Gedung Sate dan Lapangan Gasibu senilai Rp12 miliar.

Proyek yang telah berkontrak sejak 6 April hingga 6 Agustus 2026 ini diminta untuk tidak menggunakan istilah asing dalam penamaan fasilitas barunya.

"Hendaknya tidak menggunakan istilah 'Plaza', namun harap digunakan istilah yang bernuansa Sunda dalam Keputusan Gubernur (Kepgub)-nya nanti," kata Rahmat menceritakan kesimpulan rapat tersebut.

Langkah ini diambil guna memastikan bahwa setiap jengkal pembangunan di pusat pemerintahan Jawa Barat tetap mencerminkan jati diri dan akar budaya lokal di tengah modernisasi kota.

Terkait rencana integrasi kawasan, proyek ini dipastikan akan menutup sekitar 150 meter Jalan Diponegoro yang memisahkan Gedung Sate dan Lapangan Gasibu. Area tersebut nantinya akan disatukan menjadi sebuah taman luas sebagai ruang terbuka hijau.

Legislatif memberikan catatan tegas agar kawasan integrasi ini dijaga kemurnian fungsinya sebagai taman sehingga nantinya tidak ada penambahan struktur bangunan baru di area penutupan jalan tersebut guna menjaga estetika dan fungsi lingkungan.

Rapat kerja yang juga dihadiri bagian aset BPKAD Jawa Barat ini memastikan bahwa seluruh pendanaan revitalisasi tersebut telah masuk dalam pagu APBD 2026.

Fokus utama saat ini adalah sinkronisasi antara aspek legalitas kerja sama pihak ketiga dan percepatan pembangunan fisik yang ditargetkan rampung pada Agustus tahun ini. 

Ia berharap sinkronisasi ini mampu meningkatkan wibawa tata kelola aset sekaligus memperkuat nilai historis kawasan Gedung Sate sebagai simbol kebanggaan masyarakat Sunda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.