Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Arab Saudi Beri Jaminan Keamanan Jamaah Umrah Walau Terjadi Konflik di Timur Tengah

📅 Rabu, 11 Mar 2026, 20:30 WIB | Oleh:
Arab Saudi Beri Jaminan Keamanan Jamaah Umrah Walau Terjadi Konflik di Timur Tengah Doc: ANTARA/HO-Kemenhaj
Ket. Menteri Haji dan Umrah RI, Moch. Irfan Yusuf (kiri) dalam forum Saudi-Indonesian Umrah Co.Exchange di Makkah, Arab Saudi (16/2).

JAKARTA - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf melaporkan Pemerintah Arab Saudi memastikan jamaah tetap dapat melaksanakan ibadah umrah dengan aman meskipun terjadi eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

“Kondisi keamanan di wilayah Arab Saudi, khususnya di Jeddah, Makkah, dan Madinah, dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Para jamaah umrah yang saat ini berada di wilayah tersebut tetap dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan tanpa gangguan berarti,” kata Menhaj Mochamad Irfan Yusuf dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VIII di Jakarta, Rabu (11/3).

Ia menjelaskan eskalasi konflik di Timur Tengah telah berdampak pada stabilitas keamanan regional dan aktivitas transportasi udara internasional. Sejumlah negara di kawasan tersebut menutup ruang udara, terutama pada jalur yang selama ini menjadi lintasan utama penerbangan internasional menuju kawasan Teluk.

“Penutupan ruang udara tersebut menyebabkan terganggunya sejumlah penerbangan internasional, khususnya penerbangan yang menggunakan skema transit melalui beberapa negara di kawasan Timur Tengah,” kata Menhaj Irfan.

Akibat kondisi tersebut proses keberangkatan maupun kepulangan jamaah umrah, terutama yang menggunakan penerbangan transit, mengalami gangguan.

Meski demikian, kata dia, berdasarkan laporan dari perwakilan pemerintah serta koordinasi dengan otoritas Arab Saudi, situasi keamanan di kota-kota utama tujuan ibadah seperti Jeddah, Makkah, dan Madinah, tetap dalam kondisi aman.

Berdasarkan laporan yang diterimanya hingga 11 Maret 2026, tercatat sebanyak 50.374 orang jamaah umrah masih berada di Arab Saudi. Dari jumlah tersebut sekitar 14.115 orang berpotensi mengalami keterlambatan kepulangan akibat gangguan penerbangan.

“Kami sudah memanggil seluruh PPIU yang terkait untuk memastikan penanganan jamaah berjalan baik,” kata Irfan.

Sebelumnya Pemerintah Indonesia mengimbau masyarakat untuk sementara menunda keberangkatan ibadah umrah menyusul eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

"Memang sementara ini, kita terkait dengan keberangkatan umroh, masih dalam peraturan mengimbau untuk menunda keberangkatan, karena eskalasi dari konflik. Kita tidak tahu perkembangannya seperti apa," ujar Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak.

Menurut dia, imbauan itu sebagai langkah mitigasi guna memastikan keselamatan warga negara Indonesia yang akan berangkat ke Tanah Suci.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.