11 Maret Puasa ke Berapa? Cek Hitungan Ramadan 1447 H Versi Pemerintah dan Muhammadiyah Serta Malam Lailatul Qadar
📅 Rabu, 11 Mar 2026, 05:37 WIB | Oleh: OpikJAKARTA - Banyak masyarakat bertanya-tanya mengenai hitungan kalender Ramadan 1447 H saat ini.
Umat Islam kini sedang berada di pertengahan bulan suci. Lantas, puasa hari ini ke berapa? Berdasarkan kalender Ramadan 1447 H, Rabu 11 Maret 2026 merupakan hari ke-21 puasa bagi yang mengikuti ketetapan Pemerintah, atau hari ke-20 bagi warga Muhammadiyah.
Perbedaan ini muncul akibat metode hisab dan rukyat yang berbeda, namun umat tetap diimbau menjaga toleransi sembari memantau jadwal imsakiyah harian.
Fase 10 Hari Terakhir Ramadan
Ramadan 1446 H kini memasuki fase akhir. Sejak matahari terbenam pada Kamis, 20 Maret 2025, yang bertepatan dengan malam ke-21 Ramadan, kita telah memasuki sepuluh malam terakhir bulan yang penuh berkah ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam hitungan hari, Ramadan akan berlalu. Tidak ada yang bisa memastikan apakah kita akan bertemu lagi dengannya tahun depan. Namun, yang bisa kita lakukan adalah mengisi hari-hari terakhir ini dengan sebaik mungkin dan berpisah darinya dengan penuh penghormatan.
Berada di penghujung bulan Ramadan adalah sebuah anugerah yang patut disyukuri. Ini menjadi momen yang tepat untuk merefleksikan amalan yang telah kita lakukan selama bulan suci ini.
Sepuluh malam terakhir Ramadan adalah waktu terbaik untuk meningkatkan amal ibadah dengan lebih sungguh-sungguh. Sebab, di dalamnya terdapat malam yang sangat mulia dan berkah, ia lebih baik daripada seribu bulan yaitu Lailatul Qadar. Malam istimewa ini menjadi momen yang paling dinanti oleh umat Islam di seluruh dunia.
Kepastian serta keutamaan malam ini tertuang dalam firman Allah SWT, "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada Lailatul Qadar. Dan tahukah kamu apakah Lailatul Qadar itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan." (QS. Al-Qadr: 1-3)
Menariknya, dalam ayat ini, kata Lailatul Qadar disebut tiga kali secara berurutan. Hal ini menegaskan keagungan dan kemuliaannya, sehingga maknanya lebih mendalam dan meresap ke dalam hati kita.
Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda:"Carilah Lailatul Qadr pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan." (HR. Bukhari & Muslim).
Pada malam Lailatul Qadar tersebut, Allah SWT mengabulkan doa-doa hamba-Nya dan mengampuni dosa-dosa mereka, sebagaimana sabda Rasulullah SAW: "Barang siapa yang beribadah pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari)
Kapan Lailatul Qadar Terjadi?
Para ulama memiliki berbagai pendapat mengenai waktu terjadinya Lailatul Qadar. Mayoritas sepakat bahwa malam mulia ini terjadi pada sepuluh hari terakhir Ramadan, terutama pada malam-malam ganjil yaitu malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!