Tekanan Eksternal Menggila, Rupiah Hari Ini Kembali Melemah
📅 Senin, 09 Mar 2026, 17:58 WIB | Oleh: Tim PenulisIbrahim memandang kenaikan inflasi tersebut terutama dipicu oleh lonjakan konsumsi selama libur Tahun Baru Imlek, ketika permintaan terhadap perjalanan, jasa, dan barang diskresioner meningkat tajam.
Meski demikian, inflasi produsen masih menunjukkan kontraksi sehingga pasar masih menunggu kepastian keberlanjutan tren inflasi di China.
Di tengah tekanan tersebut, dirinya menilai pemerintah perlu mengambil sejumlah langkah strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi domestik.
Pertama, pemerintah perlu melakukan efisiensi anggaran negara secara signifikan dengan memfokuskan belanja pada kebutuhan dasar masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Belanja pemerintah harus difokuskan hanya untuk kebutuhan dasar rakyat seperti pendidikan, kesehatan, pangan, energi, dan pengentasan kemiskinan," tutur Ibrahim.
Kedua, pengurangan konsumsi minyak perlu dipercepat melalui program konversi energi menuju energi baru dan terbarukan, seperti pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), tenaga air (PLTA), dan tenaga angin (PLTB) sebagai pengganti pembangkit diesel.
Ketiga, stimulus ekonomi juga perlu diperkuat melalui deregulasi untuk mendorong aktivitas usaha, termasuk memangkas aturan yang menghambat pertumbuhan ekonomi serta menyederhanakan birokrasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Begitu juga perlu debirokratisasi, birokrasi yang berbelit sehingga menyulitkan dunia usaha dapat disederhanakan," lanjut dia.
Maka dari itu, untuk perdagangan Selasa besok (10/3), Ibrahim memperkirakan pergerakan rupiah masih akan fluktuatif namun berpotensi ditutup melemah pada kisaran Rp16.950 - Rp17.000 per dolar AS.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!