Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lampung Ajak Warga Belanja Sewajarnya, Tak Perlu Panic Buying

📅 Senin, 09 Mar 2026, 23:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lampung Ajak Warga Belanja Sewajarnya, Tak Perlu Panic Buying Doc: ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.
Ket. Ilustrasi- Cabai rawit milik pedagang yang ada di salah satu pasar tradisional di Bandarlampung.

BANDARLAMPUNG – Menjelang Lebaran, masyarakat diimbau untuk tetap berbelanja kebutuhan pokok secara wajar dan tidak perlu melakukan panic buying.

Stok bahan pangan umumnya sudah dipersiapkan pemerintah dan pelaku usaha agar tetap tersedia di pasaran. Jika belanja dilakukan secara berlebihan, justru bisa memicu kelangkaan sementara dan mendorong harga naik.

Karena itu, belanja secukupnya sesuai kebutuhan akan membantu menjaga pasokan tetap stabil sehingga semua orang bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan mudah menjelang hari raya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panic buying dalam membeli bahan pokok untuk menjaga stabilitas harga pangan menjelang Lebaran 2026 di wilayahnya.

"Untuk stok pangan menjelang Lebaran ini bisa dilihat perkembangan harganya tidak ada kenaikan signifikan, karena ketersediaan semua mencukupi," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (KTPTH) Provinsi Lampung Elvira Ummihani di Bandarlampung, Senin (9/3).

Ia mengatakan beberapa waktu lalu ada sejumlah bahan pangan yang mengalami kenaikan, salah satunya adalah cabai rawit merah. Namun, saat ini harga sudah mulai stabil setelah ada tambahan pasokan dari hasil panen petani di wilayah Lampung ataupun stok dari luar daerah.

"Jadi dengan adanya panen dan tambahan stok dari daerah sentra produksi konsumsi dapat terpenuhi. Namun kami mengimbau juga untuk masyarakat agar berbelanja dengan bijak, tidak berbelanja dalam jumlah banyak lalu di stok di rumah. Lebih baik berbelanja sesuai kebutuhan saja," katanya.

Dengan tidak melakukan panic buying, maka masyarakat berkontribusi dalam menjaga stabilitas harga serta ketersediaan pasokan tetap tersedia untuk memenuhi konsumsi.

"Lalu pemerintah daerah pun terus melakukan monitoring di sentra produksi terutama komoditas hortikultura seperti cabai, bawang, dan sayur-sayuran. Karena ada Program Makan Bergizi Gratis juga yang bisa meningkatkan permintaan pangan," ucap dia.

Saat ini, meski ketersediaan pangan di Lampung terjaga, pihaknya meminta kepada para produsen pangan untuk tidak mengirimkan produk atau komoditas hasil panen mereka dalam jumlah besar keluar daerah.

"Kami menjaga agar kebutuhan di dalam Lampung ini dipenuhi dahulu, kalau harga stabil dan stok lancar, lalu masih ada kelebihan baru boleh di kirim keluar daerah. Yang terpenting adalah memenuhi kebutuhan di dalam daerah terlebih dahulu, kalau ada kenaikan harga diharapkan juga tidak terlalu tinggi," tambahnya.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) pada Senin (9/3) harga bawang merah ukuran sedang di Lampung rata-rata Rp36.900 per kilogram atau dalam kondisi turun Rp1.350 per kilogram dan bawang putih ukuran sedang harga rata-rata Rp35.500 per kilogram atau turun Rp400 per kilogram.

Kemudian, beras medium II harga rata-rata Rp14.700 per kilogram atau kondisi stabil, cabai merah besar harga rata-rata Rp41.650 per kilogram turun Rp600 per kilogram, dan cabai keriting harga rata-rata Rp33.400 per kilogram naik Rp250 per kilogram.

Selanjutnya, cabai rawit hijau rata-rata harga Rp50.900 per kilogram atau naik Rp1.000 per kilogram, daging ayam segar Rp34.750 per kilogram, daging sapi kualitas I Rp136.250 per kilogram, gula pasir lokal Rp18.150 per kilogram, minyak goreng curah Rp20 ribu per liter dan telur ayam Rp29.750 per kilogram.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
NASA Umumkan Nama Awak untu...

PT KAI Luncurkan Platform Space Digital

3 jam lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
PT KAI Luncurkan Platform S...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Anda Bersama Keluarga Akan ke Jakarta Fair Kemayoran 2026? Ini Tiga Rute yang Disiapkan Transjakarta!

Anda Bersama Keluarga Akan ke Jakarta Fair Kemayoran 2026? Ini Tiga Rute yang Disiapkan Transjakarta!

11 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.