Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Langkah Cepat Gubernur Pramono: Siagakan Pompa Portabel di 39 RT dan 13 Ruas Jalan Terdampak

📅 Minggu, 08 Mar 2026, 11:17 WIB | Oleh:
Langkah Cepat Gubernur Pramono: Siagakan Pompa Portabel di 39 RT dan 13 Ruas Jalan Terdampak Doc: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut curah hujan yang mengguyur wilayah Jakarta pada Minggu (8/3/2026) tergolong sangat tinggi. Berdasarkan catatan yang diterima pemerintah daerah, intensitas hujan mencapai 264 milimeter per hari.

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut curah hujan yang mengguyur wilayah Jakarta pada Minggu (8/3/2026) tergolong sangat tinggi. Berdasarkan catatan yang diterima pemerintah daerah, intensitas hujan mencapai 264 milimeter per hari.

Pramono mengatakan kondisi tersebut membuat pemerintah provinsi harus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi genangan maupun banjir. Sejak Sabtu (7/3/2026) malam, koordinasi langsung dilakukan dengan sejumlah instansi terkait untuk mengantisipasi dampak hujan ekstrem.

Ia menjelaskan salah satu langkah utama yang dilakukan adalah mengoptimalkan sistem pemompaan di sejumlah titik rawan genangan. Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta dikerahkan untuk memastikan pompa air dapat berfungsi maksimal.

"Hari ini di Jakarta dan sekitarnya curah hujan itu 264 mm per hari. Itu termasuk curah hujan yang sangat, sangat, sangat tinggi," ujar Pramono di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (8/3).

Selain mengantisipasi genangan akibat hujan lokal, pemerintah provinsi juga mewaspadai potensi banjir kiriman dari wilayah sekitar Jakarta. Menurut Pramono, curah hujan tinggi juga terjadi di kawasan hulu seperti Bogor dan wilayah penyangga lainnya.

"Karena di atas, baik itu di Bogor, di Tangerang dan sebagainya, curah hujan juga tinggi, pasti akan ada air yang mengalir ke Jakarta," katanya.

Untuk menghadapi kondisi tersebut, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan sekitar 1.200 pompa air, termasuk pompa portabel. Peralatan tersebut disiagakan di berbagai titik strategis yang berpotensi mengalami genangan saat hujan deras.

Beberapa titik krusial yang menjadi fokus pemompaan antara lain kawasan Daan Mogot di Jakarta Barat serta Jalan DI Pandjaitan di Jakarta Timur. Pemompaan yang dilakukan sejak Minggu pagi disebut membantu menjaga arus lalu lintas tetap lancar meski sempat terjadi genangan.

"Karena hari ini memang curah hujan tinggi dan ada kemungkinan air dari atas, kami akan tangani bersama-sama," tutur Pramono.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat puluhan wilayah sempat terdampak genangan pada Minggu. Data sementara menunjukkan terdapat 39 rukun tetangga (RT) serta 13 ruas jalan di sejumlah wilayah Jakarta yang terendam banjir.

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta Mohammad Yohan mengatakan genangan dipicu hujan deras yang berlangsung sejak Sabtu hingga Minggu. Kondisi cuaca tersebut menyebabkan peningkatan volume air di sejumlah kawasan.

"Penyebabnya hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Sabtu (7/3/2026) hingga Minggu," ujar Yohan dalam keterangan tertulisnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

59 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.