Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cipinang Melayu Banjir akibat Luapan Kali Sunter, Tinggi Air Capai 1,5 Meter pada Minggu Pagi

📅 Minggu, 08 Mar 2026, 09:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cipinang Melayu Banjir akibat Luapan Kali Sunter, Tinggi Air Capai 1,5 Meter pada Minggu Pagi Doc: ANTARA
Ket. Banjir rendam permukiman warga di RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Minggu (8/3/2026) pagi.

JAKARTA – Tinggi air banjir di permukiman warga RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, mencapai 1,5 meter pada Minggu pagi, akibat luapan Kali Sunter dan hujan deras sejak Sabtu (07/3) malam.

"Ketinggian air terdalam di RT 4 dan RT 2 sekitar 1,5 meter, kalau RT 3 ada yang satu meter dan 60 sentimeter (cm)," kata Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) RW 04 Cipinang Melayu, Subagyo di lokasi banjir, Minggu (08/3).

Tinggi banjir 150 cm ini, katanya, hasil peningkatan dari sejak Sabtu malam hingga pagi ini.

"Untuk banjir kali ini karena curah hujan sejak Sabtu (07/3) pagi sampai sekarang masih hujan. Selain itu, ada kiriman air dari hulu Sunter, sehingga sekitar pukul 03.00 dini hari, air naik sangat cepat," jelas Subagyo.

Subagyo menyebut banjir paling parah terjadi pada wilayah bantaran kali. Beberapa RT terdampak cukup serius dengan ketinggian air mendekati dua meter.

Sedikitnya, lanjut dia, enam rukun tetangga (RT) di RW 04 terdampak genangan air dengan ketinggian bervariasi hingga mencapai 1,5 meter.

Adapun RT yang terdampak genangan di RW 04 Cipinang Melayu meliputi RT 1, RT 2, RT 3, RT 4, RT 5, dan RT 7.

Menurut Subagyo, wilayah tersebut memang kerap terdampak saat banjir terjadi.

"Itu langganan, kalau banjir pasti mereka terdampak dan ini hanya terjadi di satu RW saja, yaitu RW 4. Tapi untuk tahun ini, ini pertama kalinya kita mengalami banjir," ucap Subagyo.

Terkait bantuan dari pemerintah, Subagyo menyebut hingga kini belum ada bantuan yang masuk ke lokasi.

Biasanya, bantuan akan disalurkan setelah proses pendataan warga terdampak dilakukan, terutama jika sudah ada warga yang mengungsi.

Hingga saat ini, warga RW 04 Cipinang Melayu masih bersiaga dan berharap air segera surut, sementara para pengurus wilayah di daerah itu, terus memantau perkembangan ketinggian air dan kesiapan lokasi pengungsian.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian DKI Jakarta hujan ringan hingga disertai petir pada Minggu pagi hingga malam.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat terdapat 39 rukun tetangga (RT) dan 13 ruas jalan di Jakarta, terendam banjir akibat hujan deras di wilayah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Menlu Marco Rubio Tegaskan ...
Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.