Biar Danau Makin Hidup, Pemprov Jambi Tebar Ribuan Benih Ikan di Danau Kerinci
📅 Minggu, 08 Mar 2026, 15:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/ HO-Diskominfo Provinsi Jambi.
KERINCI – Menabur benih ikan di danau menjadi salah satu cara sederhana namun penting untuk menjaga kelestarian ekosistem perairan.
Kegiatan ini membantu menambah populasi ikan yang mungkin berkurang akibat penangkapan berlebihan, perubahan lingkungan, atau faktor alam lainnya.
Selain menjaga keseimbangan ekosistem, penebaran benih ikan juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.
Dengan populasi ikan yang tetap terjaga, aktivitas nelayan dan wisata memancing pun bisa terus berjalan.
Karena itu, langkah menabur benih ikan bukan sekadar kegiatan simbolis, tetapi bagian dari upaya merawat sumber daya alam agar tetap berkelanjutan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemerintah Provinsi Jambi bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kerinci melakukan penebaran sebanyak 10 ribu benih ikan air tawar di kawasan Danau Kerinci, sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem.
"Penebaran di kawasan bendungan air PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air), guna memperkaya dan pengisian kembali populasi ikan di danau dan sungai-sungai sekitar, sekaligus untuk mendongkrak kesejahteraan nelayan setempat," kata Gubernur Jambi Al Haris di Kerinci, Minggu (8/3).
Ia menjelaskan tujuannya jelas, menjaga kelestarian ekosistem, meningkatkan taraf hidup nelayan, serta memperkuat ketahanan pangan di Provinsi Jambi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Benih ikan yang ditebar pada kegiatan tersebut merupakan jenis ikan nila (Oreochromis niloticus) dan ikan jelawat (Leptobarbus hoevenii).
Kedua spesies ini punya daya adaptasi yang baik, sehingga diharapkan dapat berkembang biak nantinya dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.
Mengingat kondisi air Sungai Batang Merao sebagai aliran utama menuju Danau Kerinci cukup baik dan terkendali, sehingga sangat mendukung untuk kegiatan penebaran benih ikan.
Menurut Al Haris, jika kondisi sungai tetap terjaga, maka Batang Merao memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan masyarakat, baik untuk potensi perikanan keramba, maupun pengembangan wisata alam.
Untuk itu, dia mengajak masyarakat bersama-sama untuk menjaga kebersihan sungai, dengan tidak membuang sampah sembarangan agar ekosistem tetap terjaga.
"Langkah bersama menjaga agar sungai tetap lestari, jangan buang sampah ke dalamnya. Jika terjaga, ke depan ini bisa menjadi potensi ekonomi sekaligus objek yang bermanfaat bagi warga," imbau Al Haris.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!