Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Satgas PRR Tambah Fasilitas Huntara Jamin Kenyamanan Penghuni di Aceh, Sumut, Sumbar

📅 Sabtu, 07 Mar 2026, 11:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Satgas PRR Tambah Fasilitas Huntara Jamin Kenyamanan Penghuni di Aceh, Sumut, Sumbar Doc: Pemkot Padang
Ket. Rumah hunian sementara (Huntara) di Kampung Nelayan, Kecamatan Koto Tangah, Padang, Sumbar menjadi tempat berteduh sementara bagu penyintas bencana banjir.

JAKARTA - Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Muhammad Tito Karnavian menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti berbagai keluhan penghuni terkait kenyamanan hunian sementara di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah kondisi suhu di dalam hunian sementara atau huntara yang masih dirasakan panas oleh sebagian penghuni, sehingga Satgas PRR akan menyediakan kipas angin untuk membantu sirkulasi udara di dalam huntara

"Mereka juga akan dibantu kipas angin," Kata Tito dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Tito mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menyempurnakan standar pembangunan huntara, khususnya dengan kemungkinan penambahan alas atap agar hunian tidak terlalu menyerap panas.

"Ya, kita akan sampaikan kepada BNPB, apakah bisa dibuatkan alas supaya ke depan standarnya ada alasnya sehingga tidak terlalu panas," ujar Menteri Dalam Negeri itu.

Menurut Tito, pemerintah terus melakukan evaluasi terhadap berbagai model hunian sementara yang dibangun oleh sejumlah pihak.

Ia menjelaskan terdapat berbagai skema pembangunan huntara, mulai dari yang dibangun oleh BNPB, Danantara, Kementerian Pekerjaan Umum, hingga hunian berbasis gotong royong dari masyarakat dan organisasi relawan.

"Di BNPB tidak ada ranjang, tapi kelebihannya dapur dan toiletnya ada sendiri. Sementara yang dibangun Danantara dan Kementerian PU ada ranjang dan kipas angin, tapi dapur dan kamar mandi komunal," kata Tito.

Selain itu, tambah Tito, pemerintah menargetkan pengungsi yang masih tinggal di tenda dapat segera berpindah ke hunian sementara atau menerima bantuan dana tunggu hunian (DTH) sebelum Idul Fitri 2026.

Saat ini, jumlah pengungsi di Aceh, Sumut dan Sumbar terus mengalami penurunan dan berada di kisaran 6.000 orang.

"Dari minggu lalu 11.000-an, sekarang sudah 6.000-an. Target kita sebelum Idul Fitri mereka sudah masuk ke huntara atau menggunakan dana tunggu hunian," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.