Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD Bali Mencatat Delapan Orang Hanyut dalam Bencana Banjir Bandang Desa Banjar

📅 Sabtu, 07 Mar 2026, 08:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Bali Mencatat Delapan Orang Hanyut dalam Bencana Banjir Bandang Desa Banjar Doc: ANTARA
Ket. Tim sar gabungan saat melakukan pencarian korban tersapu banjir bandang di Desa Banjar, Buleleng, Denpasar, Sabtu 7/3/2026.

DENPASAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali mencatat delapan orang hanyut dalam bencana banjir bandang yang terjadi di Desa Banjar, Buleleng, pada Jumat (06/3) malam.

“Berdasarkan informasi dari Perbekel Desa Banjar pukul 06.30 WITA, banjir bandang terjadi pukul 20.00 WITA dengan delapan orang hanyut, empat orang diantaranya selamat, tiga orang masih dalam pencarian, dan satu orang meninggal dunia,” kata Kepala Pelaksana BPBD Bali I Gede Agung Teja Bhusana.

Gede Teja saat dikonfirmasi di Denpasar, Sabtu (07/3), menyampaikan ia saat ini sedang di perjalanan menuju Desa Banjar, khususnya lokasi tiga korban yang belum ditemukan.

Adapun tiga orang korban yang belum ditemukan atau masih dalam pencarian, yaitu warga Banjar Ambengan atas nama Komang Suci (44), Putu Wini (17), dan Kadek Wahyu (12).

Kemudian, empat korban yang ditemukan selamat, yaitu warga Banjar Ambengan atas nama Kadek Witana (45), Made Putra (76), Nyoman Mudra (73), dan Putu Suami (72).

Sementara untuk korban meninggal dunia bernama Dewa Ketut Adi Suarjaya (55), warga Banjar Santal.

Kalaksa BPBD Bali menjelaskan sejak 12 jam terakhir situasi kebencanaan sudah menunjukkan banyak kejadian, terutama di Kabupaten Buleleng.

Terhitung sejak pukul 18.00-06.00 WITA, terdapat 19 kejadian, yaitu banjir bandang di Desa Banjar, banjir di Desa Pancasari, banjir di Desa Kayuputih, banjir di Desa Bubunan, banjir di Desa Dencarik, banjir di Desa Tampekan, banjir di Desa Gobleg, banjir di Desa Pedawa, dan banjir di Desa Lemukih.

Selain itu, cuaca ekstrem juga menyebabkan tanah longsor dan pohon tumbang di Buleleng, yaitu longsor di bawah Shortcut KM 18, Desa Gitgit, sandaran longsor menimpa rumah warga di Desa Bestala, longsor menutupi Jalan Raya Singaraja-Denpasar, longsor di Desa Banyuseri.

Selanjutnya, sandaran longsor menimpa rumah warga di Desa Bestala, jembatan usaha tani putus di Desa Bestala, tanggul jebol di Desa Kalianget, rumah rusak akibat hujan dan angin kencang di Desa Bestala, jembatan Tukad Pengangkidan Jebol di Desa Pedawa, dan pohon tumbang di Desa Busungbiu.

Kalaksa BPBD Bali meminta masyarakat tetap waspada mengingat Bibit Siklon Tropis 90S, 93S dan 92P masih dapat memberikan dampak tidak langsung di wilayah Bali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

49 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.