Inggris Konfirmasi Serangan Drone Terhadap Pangkalan Udaranya di Siprus Bukan dari Iran
📅 Jumat, 06 Mar 2026, 00:09 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
LONDON - Kementerian Pertahanan Inggris atau Ministry of Defence (MoD) mengungkapkan bahwa drone yang menghantam pangkalan Angkatan Udara Kerajaan Inggris di Akrotiri, Siprus, tidak diluncurkan dari Iran seperti yang awalnya diasumsikan banyak orang.
Dilansir Middle East Eye, para pejabat dilaporkan meyakini bahwa "drone tipe Shahed" tersebut lolos dari deteksi dengan terbang rendah dan lambat pada hari Minggu. Drone itu menabrak hanggar yang digunakan oleh pesawat mata-mata U-2 Amerika dan terbakar.
Tidak ada korban jiwa dan Kementerian Pertahanan mengatakan "tidak ada kerusakan pada peralatan di dalam hanggar".
Namun, Inggris masih belum mengkonfirmasi dari mana tepatnya drone itu diluncurkan – dan siapa yang bertanggung jawab.
Kementerian Pertahanan mengatakan pihaknya meyakini drone tersebut diluncurkan oleh milisi pro-Iran di Lebanon atau di Irak barat , tetapi penyelidikan belum dapat memastikan secara pasti di mana tepatnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Surat kabar The Sun mengutip seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan: "Berdasarkan jenis drone, jangkauan, dan kemampuannya, Intelijen Pertahanan dapat mengkonfirmasi bahwa drone tersebut tidak diluncurkan dari Iran."
Menurut Perdana Menteri Keir Starmer, drone tersebut diluncurkan sebelum ia mengumumkan pada Minggu malam bahwa AS akan diizinkan menggunakan pangkalan militer Inggris untuk tujuan menargetkan situs rudal Iran.
Pemerintah Siprus mengecam keras Inggris karena gagal menghentikan drone yang menghantam pangkalan atau memperingatkan penduduk setempat di pulau itu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada Senin pagi, disebutkan bahwa dua pesawat tanpa awak lainnya dicegat saat menuju ke RAF Akrotiri.
'Masyarakat merasa kecewa'
Komisaris Tinggi Siprus di Inggris, Kyriacos Kouros, mengatakan "rakyat kecewa, rakyat takut, rakyat bisa mengharapkan lebih banyak".
Juru bicara presiden, Konstantinos Letymbiotis, mengatakan pada hari Selasa: "Semua langkah yang diperlukan akan diambil untuk menyampaikan ketidakpuasan kami, baik terhadap cara penyampaian pesan ini maupun fakta bahwa kemarin tidak ada peringatan tepat waktu kepada warga Siprus yang tinggal di dekat pangkalan Akrotiri."
Partai Hijau, Partai Anda, dan anggota parlemen dari Partai Buruh membangun aliansi anti-perang di parlemen.
Baca selengkapnya "
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!